KDM Serahkan Tabungan Rp 250 Juta ke Keluarga Korban Taufik Hidayat
Jakarta - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menunjukkan kepeduliannya terhadap para korban tindak kekerasan dengan menyerahkan uang tabungan sebesar Rp250 juta kepada keluarga seorang wanita berinisia
Jakarta - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menunjukkan kepeduliannya terhadap para korban tindak kekerasan dengan menyerahkan uang tabungan sebesar Rp250 juta kepada keluarga seorang wanita berinisial YTR. Wanita tersebut menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka Taufik Hidayat. Penyerahan uang ini dilakukan dalam konferensi pers yang digelar di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Barat pada Jumat (26/6/2026).
Awalnya, uang Rp250 juta itu merupakan sayembara yang disediakan oleh Gubernur Dedi Mulyadi bagi siapa saja yang dapat menangkap Taufik Hidayat, pelaku penyiksaan terhadap YTR. Namun, karena penangkapan berhasil dilakukan oleh aparat kepolisian dari Polda Jawa Barat, Gubernur Dedi memutuskan untuk menyerahkan dana tersebut kepada keluarga korban. Hal ini diungkapkannya langsung di hadapan awak media.
Komitmen Dedi Mulyadi untuk Korban
"Karena yang melakukan penangkapan adalah Polda, tentu tidak mungkin polisi menerima sayembara," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya, seperti yang dilaporkan oleh tim Warkini.com di lokasi. Ia menjelaskan bahwa uang tabungan itu nantinya dapat menjadi bekal bagi masa depan YTR yang mengalami trauma berat akibat penyiksaan yang dilakukan tersangka.
Menurut informasi yang dihimpun media kami, YTR mengalami luka fisik dan psikologis yang mendalam. Dedi Mulyadi berharap bantuan tersebut bisa membantu proses pemulihan dan memenuhi kebutuhan dasar korban selama masa terapi. "Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama untuk melindungi dan memulihkan hak-hak korban kekerasan," tambahnya dengan tegas.
Langkah Hukum Tetap Berjalan
Sementara itu, Taufik Hidayat telah ditangkap dan tengah menjalani proses hukum di Polda Jabar. Kapolda Jabar menyatakan bahwa pihaknya akan memproses kasus ini secara transparan dan profesional. Penangkapan terhadap tersangka tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, termasuk masyarakat yang sempat dihebohkan oleh aksi sadis pelaku melalui viralnya sejumlah video di media sosial.
Polda Jabar mengapresiasi langkah Gubernur Dedi Mulyadi yang tidak membatalkan sayembara melainkan mengalihkannya untuk kemanfaatan korban. "Ini menunjukkan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam memberikan keadilan serta rasa aman bagi warga," ujar seorang perwira Polda Jabar yang ditemui Warkini.com di sela acara.
Dengan diserahkannya uang tabungan senilai Rp250 juta tersebut, diharapkan kehidupan YTR dan keluarganya dapat sedikit lebih ringan. Publik pun mengapresiasi kepedulian Gubernur Dedi Mulyadi yang tidak hanya mengejar penegakan hukum lewat sayembara, tetapi juga memastikan pemulihan hak-hak korban menjadi prioritas utama.
Comments (0)