Kebakaran Hutan di Kanada Meluas, Warga Dievakuasi

Api yang melahap kawasan Saw Creek di British Columbia, Kanada, terus merembet dan kini mengancam permukiman warga. Otoritas setempat telah menetapkan status evakuasi untuk sejumlah wilayah di sekita

Jul 08, 2026 - 19:37
0 0
Kebakaran Hutan di Kanada Meluas, Warga Dievakuasi

Api yang melahap kawasan Saw Creek di British Columbia, Kanada, terus merembet dan kini mengancam permukiman warga. Otoritas setempat telah menetapkan status evakuasi untuk sejumlah wilayah di sekitar Lytton, menyusul cepatnya pergerakan titik api yang dipicu angin kencang dan kondisi vegetasi yang sangat kering.

Kebakaran yang pertama kali terdeteksi pada akhir pekan ini dengan cepat membesar akibat suhu udara yang mencapai rekor tinggi di wilayah tersebut. Tim pemadam kebakaran dari berbagai distrik dikerahkan, tetapi upaya mereka terhambat medan berbukit dan asap tebal yang mengurangi jarak pandang. Hingga berita ini diturunkan, sedikitnya 200 hektare lahan telah hangus, dan kobaran api masih belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

“Kami melihat dinding api bergerak lebih cepat dari yang pernah kami perkirakan. Ini sangat mengerikan, kami hanya bisa membawa dokumen penting dan meninggalkan rumah,” ujar salah satu warga yang dievakuasi dari wilayah utara Lytton, saat dihubungi media kami.

Lytton sendiri bukanlah daerah asing dengan bencana kebakaran besar. Pada 2021, desa ini nyaris rata dengan tanah setelah suhu ekstrem 49,6 derajat Celsius memicu kebakaran dahsyat yang menghancurkan sebagian besar bangunan. Kejadian itu menjadi salah satu kebakaran paling mematikan dan menghancurkan dalam sejarah Kanada modern, dan trauma tersebut kini kembali membayangi para penyintas.

Otoritas tanggap darurat telah membuka beberapa pusat pengungsian di kota-kota terdekat, seperti Merritt dan Hope. Ratusan warga dilaporkan telah meninggalkan tempat tinggal mereka, sementara yang lain bersiap evakuasi sambil menunggu instruksi lebih lanjut. Jalan raya utama yang menghubungkan Lytton dengan kawasan sekitarnya ditutup sementara demi keamanan, membatasi akses baik bagi warga maupun tim penanggulangan.

Badan Meteorologi Kanada memperkirakan tiupan angin kencang akan berlanjut setidaknya hingga 48 jam ke depan, disertai kelembapan udara yang sangat rendah. Kombinasi ini membuat potensi lompatan api ke pemukiman warga semakin tinggi, sehingga status siaga darurat dipertahankan di seluruh wilayah lembah Fraser.

Para ahli kehutanan menyebut bahwa musim kebakaran tahun ini diperkirakan menjadi salah satu yang paling intens, menyusul musim dingin dengan sedikit salju yang menyebabkan tanah dan hutan lebih cepat mengering. Pemerintah provinsi telah mengalokasikan dana tambahan untuk armada pemadaman udara dan menambah personel dari luar daerah.

Warkini.com akan terus memantau perkembangan situasi di Lytton dan menyampaikan informasi terkini kepada pembaca.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bobby-hartono

Editor Viral. Editor kurasi konten viral dan trending.

Comments (0)

User