Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas 15 Hektare di Hari Kelima, Krisis Lingkungan Mengancam
Kebakaran besar yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, Banten, memasuki hari kelima pada Sabtu (4/7/2026) tanpa menunjukkan tanda-tanda akan padam. Tim gabung
Kebakaran besar yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, Banten, memasuki hari kelima pada Sabtu (4/7/2026) tanpa menunjukkan tanda-tanda akan padam. Tim gabungan masih berjibaku melawan si jago merah yang telah melahap lahan seluas 15 hektare. Api yang terus membara dan asap tebal yang mengepul telah menimbulkan kekhawatiran serius akan krisis kesehatan dan kerusakan lingkungan di wilayah sekitar.
Kondisi Terkini dan Dampak Asap
Berdasarkan pantauan media kami di lapangan, kobaran api masih terlihat jelas di beberapa titik zona pembuangan. Asap pekat berwarna putih kehitaman menyelimuti kawasan TPA dan permukiman warga di sekitarnya, menyebabkan penurunan kualitas udara yang signifikan. Aroma menyengat dari pembakaran sampah mencemari udara hingga radius beberapa kilometer, memicu keluhan warga soal gangguan pernapasan, iritasi mata, dan sakit tenggorokan.
"Ini sudah hari kelima dan asap tidak berkurang. Anak-anak dan lansia di sini sudah banyak yang batuk-batuk," ujar salah seorang warga kepada tim liputan.
Peninjauan Langsung Pejabat Tinggi
Keseriusan penanganan bencana ini ditunjukkan dengan peninjauan langsung oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono pada siang hari. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLH Rasio Ridho Sani, Deputi Gakkum LH Rizal Irawan, serta Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid. Kehadiran Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan menandakan bahwa penanganan kebakaran ini ditingkatkan statusnya menjadi operasi darurat berskala besar.
Sementara itu, tim Dokkes Polri juga telah dikerahkan untuk memeriksa kesehatan warga yang terdampak langsung kebakaran TPA Jatiwaringin. Pemeriksaan kesehatan massal dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penyakit akibat paparan asap dalam jangka panjang. Hingga saat ini, pihak berwenang masih terus mengupayakan pemadaman total dengan mengerahkan armada pemadam tambahan untuk mengatasi medan tumpukan sampah yang sulit dijangkau dan mudah terbakar kembali.
Comments (0)