Jalan Lintas Timur (Jalintim) Lampung pada Senin dini hari menjadi saksi mencekam. Asap tebal yang menyelimuti ruas jalan menutup pandangan pengendara, memicu kecelakaan beruntun yang menewaskan 2 orang dan melukai 5 lainnya dengan luka berat. Tabrakan berantai itu terjadi dalam waktu berdekatan, membuat arus lalu lintas lumpuh total selama berjam-jam.
Menurut keterangan petugas di lapangan, asap pekat tersebut diduga berasal dari pembakaran lahan dan sampah di tepi jalan. Kondisi jarak pandang yang mendadak drop membuat sopir kendaraan yang melaju kaget dan tak sempat melakukan pengereman darurat.
Detik-Detik Mencekam di Ruas Jalan Rawan
Berdasarkan kronologi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika satu unit kendaraan melaju dari arah berlawanan tiba-tiba kehilangan kendali akibat jarak pandang terbatas. Kendaraan di belakangnya yang tidak sempat menghindar kemudian menabrak bagian belakang, dan seterusnya sehingga membentuk tabrakan berantai.
Beberapa saksi mengaku sempat mencium bau hangus ketika mendekati lokasi. Mereka mengira asap berasal dari kabut biasa, ternyata justru lebih pekat dan membuat mata perih. Seorang pengendara roda dua bahkan terjatuh setelah terkejut melihat bangkai kendaraan di depannya.
| Korban | Jumlah | Kondisi |
|---|---|---|
| Meninggal dunia | 2 orang | Tewas di lokasi kejadian |
| Luka berat | 5 orang | Dilarikan ke rumah sakit |
| Kendaraan terlibat | Belum pasti | Dievakuasi petugas |
Tim Evakuasi Berjalan hingga Pagi Hari
Personel kepolisian dan tim medis tiba di lokasi tak lama setelah laporan diterima. Evakuasi korban dilakukan secara manual karena akses jalan sempat terhambat tumpukan kendaraan. Lima korban luka berat langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan intensif.
"Asap ini sangat tebal, jarak pandang hampir nol. Kami himbau pengendara agar menyalakan lampu hazard dan mengurangi kecepatan ketika melintas di ruas ini," ujar petugas di lokasi kejadian.
Kondisi ini, menurut pengamat keselamatan lalu lintas, seharusnya menjadi peringatan keras. Faktor asap dan kabut di jalan raya kerap dianggap sepele, padahal dampaknya bisa sangat fatal bagi pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Pengendara Diimbau Waspada di Jalintim
Setelah kejadian, aparat melakukan rekayasa lalu lintas dan mengalihkan arus kendaraan sementara. Petugas juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau titik-titik rawan asap di sepanjang Jalintim Lampung. Warga di sekitar lokasi diminta tidak membakar sampah atau lahan sembarangan, terutama pada malam hari ketika jarak pandang alami sudah menurun.
Berikut imbauan yang disampaikan kepada pengendara:
- Nyalakan lampu utama dan hazard saat melintasi area berkabut atau berasap
- Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan
- Kurangi kecepatan dan hindari mendadak menyalip
- Berhenti di tempat aman bila asap terlalu pekat
Kasus ini mengingatkan kita bahwa keselamatan di jalan raya bukan hanya soal kondisi kendaraan, tetapi juga soal kesadaran bersama menjaga lingkungan. Dua nyawa melayang dan lima keluarga berduka hanya karena satu kebiasaan kecil yang merugikan banyak orang.
Comments (0)