Kesehatan Jadi Kunci Pacu Ekonomi 8%

Jakarta – Media kami melaporkan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti peran strategis sektor kesehatan dalam mendorong

Jul 08, 2026 - 06:13
0 0
Kesehatan Jadi Kunci Pacu Ekonomi 8%

Jakarta – Media kami melaporkan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti peran strategis sektor kesehatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menuju target 8%. Keduanya hadir dalam forum regional yang membahas kerja sama penanganan pandemi dan ketahanan kesehatan di kawasan ASEAN.

Dalam kesempatan tersebut, Luhut menegaskan bahwa investasi di bidang kesehatan bukan sekadar urusan sosial, melainkan menjadi fondasi penting bagi akselerasi ekonomi. Ia merujuk pada arahan Presiden Prabowo yang menjadikan pembangunan kesehatan sebagai salah satu program prioritas nasional.

“Program-program Presiden Prabowo tentang pembangunan masalah kesehatan, upgrading kesehatan yang berapa ribu kesehatan seluruh Indonesia, itu akan membawa juga pada pertumbuhan ekonomi,” ujar Luhut dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2026).

Pernyataan Luhut ini menegaskan bahwa pendekatan pemerintah tidak lagi melihat kesehatan sebagai beban anggaran, tetapi sebagai katalisator produktivitas. Dengan masyarakat yang lebih sehat, angka partisipasi kerja dapat meningkat, beban biaya kesehatan rumah tangga menurun, dan tenaga kerja lebih produktif.

Luhut dan Budi Gunadi menilai bahwa penguatan sistem kesehatan dari hulu ke hilir—termasuk peningkatan fasilitas layanan primer di seluruh pelosok negeri—akan menciptakan efek domino yang langsung terasa pada pertumbuhan ekonomi. Program upgrading ribuan puskesmas dan klinik yang tengah digarap pemerintah, misalnya, akan menyerap tenaga kerja lokal, mendorong industri alat kesehatan, hingga memperluas akses masyarakat terhadap layanan preventif.

Sinergi Regional untuk Ketahanan Kesehatan

Forum ASEAN yang membahas kerja sama pandemi dan ketahanan kesehatan menjadi momentum bagi Indonesia untuk memamerkan komitmennya dalam membangun ekosistem kesehatan yang tangguh. Budi Gunadi Sadikin menambahkan bahwa pandemi COVID-19 telah memberikan pelajaran berharga tentang betapa rapuhnya ekonomi ketika sistem kesehatan tidak siap menghadapi guncangan.

Oleh karena itu, transformasi layanan kesehatan yang dimulai sejak masa pandemi terus dilanjutkan dan diperkuat. Target pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan pemerintah pun dinilai realistis jika modal dasar berupa sumber daya manusia yang sehat dan produktif mampu diwujudkan secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

Laporan media kami mencatat, selain pembangunan infrastruktur fisik layanan kesehatan, kebijakan hilirisasi industri farmasi dan pengembangan riset biomedis lokal juga menjadi bagian dari strategi besar ini. Dengan mengurangi ketergantungan impor bahan baku obat dan alat kesehatan, neraca perdagangan berpeluang membaik dan menambah porsi kontribusi sektor kesehatan dalam produk domestik bruto.

Dengan sinergi lintas kementerian dan dukungan kebijakan fiskal yang tepat, Luhut optimistis bahwa investasi di bidang kesehatan akan memberikan hasil jangka panjang yang signifikan. “Kesehatan bukan lagi pengeluaran, melainkan investasi paling menguntungkan bagi masa depan ekonomi bangsa,” tandasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sasha-gunawan

Editor Hiburan. Editor film, musik, dan budaya pop.

Comments (0)

User