Di Depan Prabowo, Mentan Klaim Harga TBS Sawit Sudah Normal

Warkini.com, Jakarta — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melaporkan bahwa harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani telah berangsur membaik dan kembali ke level normal, set

Jul 08, 2026 - 06:13
0 0
Di Depan Prabowo, Mentan Klaim Harga TBS Sawit Sudah Normal

Warkini.com, Jakarta — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melaporkan bahwa harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani telah berangsur membaik dan kembali ke level normal, setelah sempat mengalami penurunan tajam dalam beberapa waktu terakhir. Laporan tersebut disampaikan langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

Menurut catatan media kami, anjloknya harga TBS sawit sebelumnya terjadi di tengah tren kenaikan harga olahan minyak mentah CPO dan menguatnya nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi paradoks ini sempat memicu keresahan di kalangan petani swadaya, karena biaya produksi dan panen yang tinggi tidak sebanding dengan harga jual di tingkat pengumpul.

"Saat ini harga TBS di tingkat petani sudah berangsur membaik dan normal. Bahkan kami melihat potensi kenaikan hingga 10 persen dibandingkan sebelumnya," ujar Amran di hadapan Presiden Prabowo, dikutip dari laporan tim Warkini.com di lokasi acara.

Amran tidak merinci angka pasti harga TBS per kilogram yang berlaku saat ini. Namun, ia mengisyaratkan bahwa perbaikan harga tersebut merupakan hasil dari sejumlah intervensi Kementerian Pertanian bersama kementerian teknis lain dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas rantai pasok sawit nasional.

Respon Presiden Prabowo

Menanggapi laporan itu, Presiden Prabowo Subianto disebut memberikan apresiasi atas langkah cepat kementerian dalam menstabilkan harga di tingkat petani. Presiden, menurut sejumlah pejabat yang hadir, menekankan pentingnya terus memantau dinamika pasar global agar gejolak serupa tidak kembali merugikan petani kecil.

Pantauan media kami di sejumlah sentra sawit di Sumatera dan Kalimantan dalam dua pekan terakhir memang menunjukkan tren kenaikan harga TBS. Di beberapa kabupaten, harga yang sebelumnya sempat menyentuh titik terendah kini mulai merangkak naik sejalan dengan membaiknya permintaan dari pabrik kelapa sawit. Kendati demikian, petani masih berharap pemerintah dapat memastikan harga yang stabil dan adil dalam jangka panjang.

Harapan Petani

Di sisi lain, beberapa organisasi petani sawit menyambut positif klaim normalisasi harga tersebut, namun tetap mengingatkan agar kebijakan hilirisasi dan tata niaga sawit tidak hanya menguntungkan korporasi besar. Mereka mendesak pemerintah untuk memperkuat posisi tawar petani swadaya melalui penguatan kelembagaan koperasi dan akses langsung ke pabrik.

Pekan Nasional Petani Nelayan XVII 2026 sendiri digelar di Provinsi Gorontalo dengan dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah. Selain isu sawit, forum ini juga membahas ketahanan pangan, pupuk bersubsidi, dan akselerasi swasembada pangan yang menjadi program prioritas Kabinet Prabowo.

Dengan potensi kenaikan hingga 10 persen yang diproyeksikan Mentan, petani sawit di Tanah Air diharapkan bisa kembali bernapas lega setelah beberapa bulan terakhir dihantui tekanan harga. Pemerintah pun berkomitmen untuk terus memantau pergerakan harga TBS secara real-time agar kebijakan yang diambil selalu berpihak pada petani.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kimberly-sutanto

Reporter Selebriti. Reporter selebriti dan entertainment.

Comments (0)

User