Ketua MPR Ahmad Muzani dan Menlu Sugiono Diberangkatkan ke Iran Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menugaskan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, dan Menteri Luar Negeri, Sugiono, untuk melawat ke Iran. Keduanya akan mewakili Indones
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menugaskan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, dan Menteri Luar Negeri, Sugiono, untuk melawat ke Iran. Keduanya akan mewakili Indonesia dalam prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dijadwalkan berlangsung di Kota Masyhad pada Kamis, 9 Juli 2026.
Informasi ini pertama kali diungkapkan langsung oleh Muzani melalui unggahan di akun Instagram resminya. Dalam pernyataan yang dikutip media kami pada Selasa (7/7/2026), ia menjelaskan bahwa keberangkatan ini merupakan wujud penghormatan terakhir dari pemerintah Indonesia atas jasa mendiang pemimpin spiritual tertinggi yang telah berpengaruh besar di Iran dan kawasan Timur Tengah selama puluhan tahun.
"Saya sebagai Ketua MPR RI bersama Menteri Luar Negeri Sugiono diutus oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri acara prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei, di Masyhad, Iran pada Kamis 9 Juli 2026," tulis Muzani di akunnya.
Kepergian delegasi Indonesia ini mencerminkan eratnya hubungan bilateral antara Jakarta dan Teheran. Pemerintah Indonesia melalui Presiden Prabowo secara khusus menginstruksikan dua pejabat tinggi negara itu untuk hadir langsung dalam upacara duka nasional Iran. Langkah ini dipandang sebagai sinyal solidaritas diplomatik sekaligus penghormatan mendalam terhadap warisan kepemimpinan Khamenei yang telah memandu Iran sejak tahun 1989 hingga tutup usia pada 2026.
Prosesi pemakaman akan dipusatkan di Masyhad, kota suci yang menjadi tempat peristirahatan terakhir Imam Reza dan merupakan salah satu lokasi paling penting bagi umat Muslim Syiah. Rencananya, Muzani dan Sugiono akan bertolak dari Tanah Air beberapa hari sebelum acara puncak tersebut guna menyesuaikan agenda protokoler dan memberikan penghormatan terakhir secara langsung di lokasi.
Kehadiran delegasi tingkat tinggi ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah Prabowo untuk menjaga hubungan luar negeri yang strategis. Iran selama ini menjadi mitra penting bagi Indonesia di kawasan Timur Tengah, terutama dalam kerja sama energi, perdagangan, dan isu-isu kemanusiaan internasional. Dengan dikirimnya dua tokoh kunci dari lembaga legislatif dan eksekutif, Jakarta ingin menegaskan posisinya sebagai negara sahabat yang selalu hadir di momen-momen bersejarah, termasuk saat duka mendalam yang melanda bangsa Iran.
Hingga berita ini dilansir, belum ada keterangan lebih lanjut dari Kementerian Luar Negeri tentang detail keberangkatan. Namun dari unggahan Muzani, terkonfirmasi bahwa ia dan Menlu Sugiono akan berangkat ke Teheran dalam waktu dekat. Publik dan pengamat hubungan internasional menantikan kunjungan ini sebagai langkah diplomasi solid yang memperkuat citra Indonesia di mata dunia Islam.
Comments (0)