Kontroversi di Piala Dunia 2026: Trump Akui Tak Paham Aturan Kartu Merah, Lalu Telepon Presiden FIFA
Warkini.com - Sebuah drama politik dan olahraga mewarnai gelaran Piala Dunia 2026. Penyerang andalan Timnas Amerika Serikat (AS), Folarin Balogun, akhirnya mendapatkan izin untuk melanjutkan kiprah
Warkini.com - Sebuah drama politik dan olahraga mewarnai gelaran Piala Dunia 2026. Penyerang andalan Timnas Amerika Serikat (AS), Folarin Balogun, akhirnya mendapatkan izin untuk melanjutkan kiprahnya di turnamen empat tahunan tersebut setelah menerima intervensi langsung dari Presiden AS, Donald Trump. Trump secara pribadi menghubungi Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk meninjau ulang keputusan wasit yang sempat memberi kartu merah kepada Balogun.
Yang mengejutkan publik, Presiden Trump kemudian memberikan pengakuan blak-blakan bahwa dirinya sebenarnya tidak memahami arti sesungguhnya dari hukuman kartu merah tersebut. Dilansir Warkini.com dari laporan kantor berita AFP, Selasa (7/7/2026), Trump secara terbuka menyatakan ketidaktahuannya akan konsekuensi aturan itu.
"Saya sangat memahami olahraga," ujar Trump, seraya mengakui bahwa pada awalnya ia tidak menyadari bahwa kartu merah berarti Balogun dilarang bermain di pertandingan berikutnya.
Pernyataan itu langsung memicu perbincangan luas. Trump menilai bahwa peraturan tersebut sangat tidak adil, terutama karena ia meyakini tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh sang pemain. "Saya pikir tidak ada pelanggaran di insiden itu," tegasnya, menjelaskan alasan di balik langkah drastisnya menghubungi pemimpin tertinggi sepak bola dunia tersebut.
Menurut laporan yang dihimpun media kami, Trump tak membuang waktu setelah insiden di lapangan. Ia segera melakukan kontak pribadi dengan Gianni Infantino dan secara langsung meminta agar hukuman Balogun ditinjau ulang. Langkah ini dinilai sebagai bentuk intervensi politik luar biasa dari seorang kepala negara ke dalam urusan internal badan sepak bola tertinggi, sesuatu yang jarang terjadi dan memantik kontroversi di kalangan penggemar dan pengamat olahraga.
Hingga berita ini diturunkan, FIFA belum memberikan pernyataan resmi mengenai konten percakapan antara Trump dan Infantino. Namun, keputusan untuk mengizinkan Balogun kembali berlaga telah membawa angin segar bagi skuad AS yang tengah berjuang di turnamen akbar ini.
Comments (0)