Korban Tewas Kecelakaan di Indramayu Meningkat Jadi 10
Indramayu — Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang terjadi di ruas jalan utama Kabupaten Indramayu kembali bertambah. Hingga Senin pagi,
Indramayu — Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang terjadi di ruas jalan utama Kabupaten Indramayu kembali bertambah. Hingga Senin pagi, total korban jiwa telah mencapai 10 orang. Peristiwa tragis yang melibatkan sebuah bus antarprovinsi dan truk pengangkut muatan berat itu masih menjadi fokus penyelidikan intensif aparat kepolisian setempat.
Kronologi Tabrakan Maut
Menurut keterangan saksi mata dan petugas di lapangan, kecelakaan terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 23.15 WIB di Jalan Raya Pantura, tepatnya di wilayah Kecamatan Lohbener, Indramayu. Saat itu, sebuah bus yang mengangkut puluhan penumpang dari arah Jakarta menuju Cirebon diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Di saat bersamaan, sebuah truk berhenti mendadak akibat masalah teknis di lajur kiri. Tabrakan keras tak terhindarkan.
"Suaranya sangat keras, seperti bom. Saya yang berada sekitar 100 meter dari lokasi langsung berlari dan melihat bus sudah ringsek parah bagian depannya," ujar Ahmad Syarif, seorang warga yang melintas.
Benturan keras mengakibatkan bagian depan bus langsung menyusup ke bak belakang truk yang bermuatan material bangunan. Sebagian besar korban terjepit di dalam kabin yang hancur. Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu lebih dari tiga jam karena badan kendaraan yang menyatu.
Jumlah Korban dan Identifikasi
Data yang dihimpun dari posko Darurat Bencana RSUD Indramayu dan Satlantas Polres Indramayu menunjukkan bahwa dari total 10 korban meninggal, tujuh di antaranya meninggal di lokasi kejadian. Tiga korban lainnya sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis, namun nyawa mereka tidak tertolong akibat cedera parah di kepala dan dada. Tim Disaster Victim Identification (DVI) masih melakukan identifikasi terhadap beberapa jenazah yang mengalami luka bakar ringan akibat percikan api kecil yang sempat muncul. Berikut rincian sementara korban:
- 5 penumpang bus teridentifikasi berdasarkan kartu identitas.
- 2 awak bus, termasuk sopir, tewas di tempat.
- 3 penumpang lainnya yang meninggal dalam perawatan kini sudah dapat dikenali setelah keluarga melapor.
- Setidaknya 15 korban luka masih dirawat, dengan tiga di antaranya dalam kondisi kritis.
Penyelidikan dan Dugaan Sementara
Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Donny Hermawan, menyatakan bahwa pihaknya masih mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi termasuk sopir truk yang selamat. Olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan dengan melibatkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) dari Polda Jawa Barat untuk mengukur titik tubruk, merekonstruksi kecepatan, serta memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan.
"Kami belum bisa menyimpulkan penyebab pasti karena menunggu hasil uji rem dan pemeriksaan menyeluruh. Namun dugaan sementara mengarah pada faktor human error dan kemungkinan kelelahan pengemudi bus," jelas AKP Donny saat ditemui di Posko Terpadu, Senin pagi.
Polisi juga tengah menyelidiki apakah truk yang berhenti tersebut telah memasang segitiga pengaman atau lampu isyarat darurat. Rekaman dari kamera pengawas di sekitar lokasi masih dimintakan untuk memperkuat kronologi. Hasil investigasi ini akan menentukan penetapan tersangka dan langkah hukum selanjutnya.
Dampak Lalu Lintas dan Respons Pemerintah Daerah
Kecelakaan hebat tersebut mengakibatkan arus lalu lintas di Jalan Pantura Indramayu tersendat hingga 12 jam. Kendaraan dari dua arah dialihkan melalui jalur alternatif yang melewati kawasan Karangampel dan Juntinyuat. Bupati Indramayu yang meninjau lokasi berjanji akan menanggung seluruh biaya perawatan korban yang belum ter-cover asuransi, serta memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi tidak resmi yang beredar di media sosial. Polisi memastikan akan merilis setiap perkembangan penyelidikan secara transparan melalui saluran komunikasi publik resmi.
[SOCIAL_TWEET]: Kecelakaan di Pantura Indramayu memakan korban 10 jiwa. Polisi masih selidiki penyebab, dugaan awal human error dan kelelahan sopir. Ikuti terus update resmi. #KecelakaanIndramayu #SafetyFirst #Pantura[SOCIAL_TG]: 🚨 Breaking: Kecelakaan maut di Lohbener, Indramayu. Korban meninggal bertambah jadi 10 orang. Polisi masih selidiki penyebabnya. Doakan para korban. 🙏
Comments (0)