Latumenten Jakbar Macet hingga Tengah Malam, Warga Harap Flyover Jadi Solusi
Warga Jakarta Barat mengeluhkan kemacetan parah yang rutin terjadi di sekitar Stasiun Grogol, tepatnya di Jalan Prof Dr Latumenten. Kondisi lalu lintas di kawasan ini dilaporkan tak kunjung longgar h
Warga Jakarta Barat mengeluhkan kemacetan parah yang rutin terjadi di sekitar Stasiun Grogol, tepatnya di Jalan Prof Dr Latumenten. Kondisi lalu lintas di kawasan ini dilaporkan tak kunjung longgar hingga lewat tengah malam. Para pengguna jalan berharap proyek flyover yang sedang dikerjakan dapat menjadi titik terang atas problematika yang sudah berlarut-larut ini.
Laporan yang dihimpun media kami di lapangan menunjukkan bahwa antrean kendaraan masih mengular meski jarum jam telah menunjukkan pukul 23.00 WIB. Arus lalu lintas dari arah Slipi menuju Grogol serta sebaliknya kerap tersendat akibat volume kendaraan yang melampaui kapasitas jalan eksisting. Titik pertemuan kendaraan dari berbagai penjuru di kawasan ini menjadi simpul kemacetan yang sulit diurai.
Salah satu pengemudi ojek online yang sehari-hari melintasi ruas jalan tersebut, Hotman, menuturkan bahwa kemacetan di Jalan Latumenten sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dari rutinitas warga. Pria yang akrab menyusuri sudut-sudut Jakarta Barat ini bahkan berkelakar bahwa jalanan hanya benar-benar sepi saat dini hari.
"Kalau nggak macet malem doang, jam 1 malem," ujarnya saat berbincang dengan media kami di sekitar area proyek pembangunan flyover Latumenten, Sabtu (4/7/2026).
Pernyataan tersebut menggambarkan parahnya tingkat kemacetan di lokasi. Hampir sepanjang hari, kendaraan hanya bisa merayap. Bagi para pengemudi ojek online, kondisi ini jelas memangkas pendapatan karena waktu tempuh yang membengkak membuat jumlah order yang bisa diambil menjadi lebih sedikit.
Proyek flyover yang kini tengah digarap di Jalan Latumenten disebut-sebut sebagai solusi jangka panjang yang dinantikan warga. Struktur elevated diharapkan mampu memisahkan arus lalu lintas menerus dengan pergerakan kendaraan lokal di bawahnya. Pemerintah provinsi sebelumnya menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya mengurai kemacetan kronis di perbatasan antara Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.
Dari pantauan media kami, aktivitas konstruksi di lokasi masih berlangsung intensif di akhir pekan. Sejumlah alat berat tampak beroperasi, sementara pekerja terlihat menyelesaikan bagian struktur atas jembatan. Kehadiran proyek ini sementara waktu juga berkontribusi pada penyempitan badan jalan, yang menambah daftar penyebab kemacetan harian. Namun, warga tampak memaklumi dampak sementara tersebut demi kelancaran mobilitas ke depan.
"Semoga cepet selesai, biar nggak macet lagi. Sekarang tiap lewat sini pasti kena macet, kecuali udah larut banget," harap Hotman, mewakili keresahan banyak pengguna jalan yang mengandalkan rute Latumenten sebagai jalur mobilitas harian.
Dengan progres yang terus bergulir, publik kini menanti rampungnya proyek flyover yang diharapkan bisa memangkas waktu tempuh dan mengakhiri sengkarut kemacetan di salah satu arteri vital Jakarta Barat itu hingga lewat tengah malam.
Comments (0)