Lima Peserta SPPI Meninggal Saat Latihan, Kemhan Tingkatkan Pemeriksaan Kesehatan

Jakarta - Sebanyak lima peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang terlibat dalam program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) dilaporkan

Jul 06, 2026 - 13:37
0 1
Lima Peserta SPPI Meninggal Saat Latihan, Kemhan Tingkatkan Pemeriksaan Kesehatan

Jakarta - Sebanyak lima peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang terlibat dalam program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil). Insiden ini terungkap dari pernyataan resmi Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang diterima media kami pada Sabtu (27/6/2026).

Menanggapi peristiwa memilukan tersebut, Badan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM) Kemhan bergerak cepat dengan menerapkan serangkaian langkah mitigasi. Fokus utama penanganan diarahkan pada evaluasi kondisi fisik para peserta yang masih mengikuti pelatihan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa tambahan.

Langkah Mitigasi dan Penanganan Kesehatan

Kepala BPSDM Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan, dalam jumpa pers di kantor Kemhan, Jakarta Pusat, menjelaskan detail upaya yang sedang dilakukan. Pihaknya menekankan bahwa pemeriksaan kesehatan lanjutan kini menjadi prioritas utama, di samping pengawasan ketat terhadap peserta yang menunjukkan gejala gangguan kesehatan.

"Sebagai langkah mitigasi, penyelenggara juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan, observasi, dan isolasi terhadap peserta yang memerlukan, serta koordinasi intensif dengan rumah sakit dan fasilitas kesehatan TNI untuk memastikan seluruh peserta memperoleh pelayanan kesehatan secara cepat dan optimal," ujar Mayjen Ketut Gede Wetan.

Lebih lanjut, Kemhan menegaskan bahwa pola pelatihan yang diterapkan dalam program SPPI memiliki perbedaan fundamental dengan pendidikan militer standar. Meski demikian, penyelenggara berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap modul dan intensitas latihan fisik yang diberikan kepada para peserta. Langkah observasi dan isolasi diterapkan secara selektif bagi peserta yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut atau menunjukkan indikasi kelelahan fisik yang berlebihan. Sinergi dengan fasilitas kesehatan milik TNI dioptimalkan untuk memastikan tidak ada lagi keterlambatan penanganan darurat terhadap para sarjana penggerak tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kemhan bersama tim medis terus memantau perkembangan kondisi seluruh peserta yang masih berada di lokasi pelatihan. Proses investigasi internal juga tengah berlangsung untuk mengidentifikasi penyebab pasti dari insiden meninggalnya kelima peserta latsarmil tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rangga-pradana

Reporter Lifestyle. Reporter kuliner, travel, dan gaya hidup.

Comments (0)

User