Maling Bergelar S2 Todong Pistol Mainan di Depok, Terpaksa Bobol Toko Emas Gara-gara Terjerat Pinjol

Depok – Aksi nekat seorang pria berinisial RWP (40) di sebuah toko emas di kawasan Pasar Pucung, Cilodong, Depok, berhasil diungkap oleh jajaran Kepolisian Resor Metro Depok. Yang mengejutkan, pela

Jul 07, 2026 - 22:52
0 0
Maling Bergelar S2 Todong Pistol Mainan di Depok, Terpaksa Bobol Toko Emas Gara-gara Terjerat Pinjol

Depok – Aksi nekat seorang pria berinisial RWP (40) di sebuah toko emas di kawasan Pasar Pucung, Cilodong, Depok, berhasil diungkap oleh jajaran Kepolisian Resor Metro Depok. Yang mengejutkan, pelaku yang menggasak uang tunai hingga Rp 20 juta ini ternyata merupakan seorang sarjana strata dua (S2).

Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami, penangkapan terhadap RWP dilakukan setelah ia melakukan aksi penodongan menggunakan senjata api. Namun, hasil pemeriksaan polisi mengungkap fakta mengejutkan bahwa senjata yang digunakannya untuk mengancam korban bukanlah senjata api sungguhan, melainkan hanya sebuah pistol mainan. Meski demikian, aksinya sempat membuat suasana toko emas tersebut gempar dan menimbulkan kerugian materil bagi pemilik usaha.

Dari Lulusan S2 Hingga Utang Pinjol

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Hendra, membenarkan latar belakang pendidikan tersangka yang tergolong tinggi. "Betul, pelaku merupakan lulusan S2," ujar AKP Hendra saat dimintai konfirmasi oleh awak media kami pada Selasa (7/7/2026). Fakta ini tentu mengundang tanda tanya besar mengenai motif di balik tindakan kriminal yang dilakukan oleh seorang intelektual.

Tabir motif tersebut akhirnya terkuak dari hasil pemeriksaan penyidik. Kapolsek Sukmajaya, AKP Rizky Firmansyah, mengungkapkan bahwa aksi pencurian dengan kekerasan ini murni dilatarbelakangi oleh desakan ekonomi yang begitu berat. RWP nekat mengambil jalan pintas setelah terlilit jeratan utang, khususnya dari layanan pinjaman online (pinjol).

"Tersangka mengaku kepepet karena terlilit banyak utang. Tekanan dari pinjol membuatnya gelap mata dan nekat menodong toko emas tersebut," jelas AKP Rizky Firmansyah kepada media kami.

Dari hasil interogasi sementara, RWP mengaku sudah tidak mampu membayar tagihan yang terus membengkak dari beberapa platform pinjaman online ilegal. Ancaman dan teror penagihan yang dialaminya membuat ia memilih melanggar hukum demi menutupi lubang keuangannya. Ironisnya, gelar akademis yang tinggi dan seharusnya menjadi bekal untuk bersaing di dunia profesional, tidak mampu menghindarkannya dari jerat kemiskinan dan kepanikan akibat lilitan sistem keuangan daring yang merugikan.

Kini, pelaku harus mendekam di sel tahanan Polsek Sukmajaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan atau keterlibatan tersangka dalam kasus serupa di wilayah lain. Barang bukti berupa satu pucuk pistol mainan, sisa uang hasil rampokan, dan pakaian yang dikenakan saat beraksi telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa tekanan ekonomi, terutama dari pinjaman online, dapat mendorong siapa pun—tanpa memandang tingkat pendidikan—terjerumus ke jurang kriminalitas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bobby-hartono

Editor Viral. Editor kurasi konten viral dan trending.

Comments (0)

User