Manzambi Cetak Gol Ketiga, Swiss Gilas Bosnia 3-0 di Piala Dunia
Timnas Swiss membuka kiprah mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas Bosnia, 3-0, dalam laga Grup B yang digelar di Stadion SoFi, Inglewood, California, Kamis (18/6). Johan Manzamb...
Timnas Swiss membuka kiprah mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas Bosnia, 3-0, dalam laga Grup B yang digelar di Stadion SoFi, Inglewood, California, Kamis (18/6). Johan Manzambi menjadi sorotan setelah menyumbang gol ketiga sekaligus menutup pesta Swiss di depan puluhan ribu penonton yang memadati venue megah itu.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit awal, Swiss tampil dominan. Mereka langsung menggebrak dengan serangan cepat yang mengandalkan sisi sayap. Hasilnya, pada menit ke-14, striker andalan, Luca Meier, berhasil memecah kebuntuan lewat sundulan akurat menyambut umpan silang dari kiri. Bosnia sempat memberikan perlawanan lewat skema serangan balik, namun lini belakang Swiss yang dikomandoi Nico Elvedi tampil disiplin.
Menjelang akhir babak pertama, Swiss menggandakan keunggulan melalui eksekusi penalti tenang dari Granit Xhaka setelah pemain Bosnia melakukan handball di kotak terlarang. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum, dan publik Los Angeles bersorak menyaksikan permainan atraktif Der Nati.
Manzambi, Bintang di Lapangan
Memasuki babak kedua, Bosnia mencoba bangkit dengan memasukkan pemain kreatif. Namun, justru Swiss yang kembali mencuri perhatian. Pada menit ke-67, Johan Manzambi, yang tampil sebagai penyerang sayap, mencatatkan namanya di papan skor. Menerima operan terobosan dari Xhaka di sisi kanan, Manzambi dengan cepat menusuk ke dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper lawan. Gol ketiga Swiss pun lahir, menjadi yang pertama bagi Manzambi di panggung Piala Dunia.
Selebrasi emosional pecah. Manzambi berlari ke sudut lapangan sambil menunjuk ke arah bangku cadangan Swiss, lalu rekan-rekannya mengerumuninya. Sorak-sorai suporter Swiss yang hadir memenuhi stadion dengan nuansa merah putih. “Ini mimpi yang jadi kenyataan. Saya hanya ingin terus membantu tim,” ujar Manzambi singkat usai laga, masih dengan nafas yang memburu.
Respons Pelatih dan Harapan
Pelatih Swiss, Murat Yakin, memuji performa kolektif anak asuhnya, tetapi secara khusus menyoroti kontribusi Manzambi. “Dia pemain muda dengan insting gol tinggi. Golnya tadi adalah bukti kualitas yang selama ini kami lihat di sesi latihan. Tapi yang lebih penting, kami meraih tiga poin dan clean sheet,” kata Yakin.
Sementara itu, kubu Bosnia tak bisa menyembunyikan kekecewaan. Pelatih Edo Reja mengakui bahwa timnya kalah dalam segala aspek. “Swiss terlalu kuat hari ini. Kami harus melupakan hasil ini dan fokus ke dua laga tersisa jika ingin menjaga asa lolos,” ujarnya.
Kemenangan ini menempatkan Swiss di posisi sementara puncak klasemen Grup B, unggul selisih gol dari pesaing lainnya. Selanjutnya, Swiss akan menghadapi Arab Saudi, sementara Bosnia ditantang Brasil. Dukungan publik tuan rumah Amerika Serikat yang netral namun antusias semakin menambah semarak pertandingan yang berlangsung di kompleks olahraga termegah di California tersebut.
Dengan performa seperti ini, Swiss layak diperhitungkan sebagai kuda hitam yang bisa melangkah jauh di turnamen sepak bola terakbar sejagat.
Baca juga:
Comments (0)