Mendikti Boyong Profesor Imperial College London Bertemu Prabowo, Bahas Apa?

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memboyong sejumlah profesor dari Imperial College London ke Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk bertemu dengan Preside

Jul 06, 2026 - 14:10
0 1
Mendikti Boyong Profesor Imperial College London Bertemu Prabowo, Bahas Apa?

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memboyong sejumlah profesor dari Imperial College London ke Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran rombongan akademisi kelas dunia ini memunculkan spekulasi tentang pembahasan strategis yang akan dilakukan.

Berdasarkan pantauan Warkini.com di kompleks Istana, Senin (22/6/2026), Brian Yuliarto tiba lebih dulu pada pukul 13.36 WIB. Ia tampak mengenakan setelan jas gelap dan langsung menuju ruang tunggu. Sekitar 12 menit kemudian, tepatnya pukul 13.48 WIB, rombongan profesor dari perguruan tinggi terkemuka Britania Raya itu menyusul masuk ke area Istana.

Dorong Kerja Sama Riset dan Teknologi

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Istana maupun Kemendiktisaintek mengenai topik utama pertemuan. Namun, kalangan pengamat menilai pertemuan ini erat kaitannya dengan upaya pemerintah mempercepat pengembangan riset dan inovasi nasional. Imperial College London dikenal sebagai salah satu universitas terbaik dunia, khususnya di bidang sains, teknologi, kedokteran, dan bisnis. Kehadiran para profesornya dinilai akan membuka peluang kolaborasi riset serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul.

Langkah Mendiktisaintek Brian Yuliarto membawa langsung para akademisi global tersebut sejalan dengan visinya untuk memperkuat jejaring internasional perguruan tinggi Indonesia. Sebelumnya, ia menekankan pentingnya membuka akses seluas-luasnya bagi kolaborasi riset dunia.

"Kita harus membuka pintu seluas-luasnya bagi para akademisi dan peneliti dunia untuk bekerja sama dengan perguruan tinggi kita. Transfer pengetahuan dan teknologi tidak bisa ditunda-tunda," ujar Brian dalam kesempatan terpisah.

Pertemuan ini diyakini akan membahas sejumlah program strategis, seperti hilirisasi hasil riset, peningkatan kapasitas laboratorium nasional, hingga perluasan skema beasiswa dan pertukaran peneliti. Presiden Prabowo Subianto sendiri dalam berbagai forum kerap menekankan pentingnya penguasaan sains dan teknologi sebagai fondasi kemandirian bangsa.

Imperial College London memiliki rekam jejak panjang dalam memproduksi terobosan ilmiah dan melahirkan para peraih Nobel. Kolaborasi dengan institusi sekaliber ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian target Indonesia Emas 2045, yang membutuhkan loncatan inovasi di berbagai sektor. Selain itu, kerja sama ini juga berpeluang membuka akses bagi mahasiswa dan peneliti Indonesia untuk terlibat dalam proyek-proyek riset global.

Agenda detail pertemuan antara Presiden Prabowo dan para profesor Imperial College London masih berlangsung di Istana. Publik menantikan hasil pertemuan tersebut yang diharapkan membawa angin segar bagi kemajuan pendidikan tinggi dan riset di Tanah Air.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rangga-pradana

Reporter Lifestyle. Reporter kuliner, travel, dan gaya hidup.

Comments (0)

User