Momen Bromance Hakimi-Mbappe yang Bikin Netizen Baper di Semifinal Piala Dunia

Lo pasti udah nggak asing sama momen satu ini. Di tengah tensi tinggi semifinal Piala Dunia 2022, ada satu pemandangan yang sukses bikin penonton salfok: Achraf Hakimi dan Kylian Mbappe yang tiba-tiba...

Jul 12, 2026 - 09:15
0 0
Momen Bromance Hakimi-Mbappe yang Bikin Netizen Baper di Semifinal Piala Dunia

Lo pasti udah nggak asing sama momen satu ini. Di tengah tensi tinggi semifinal Piala Dunia 2022, ada satu pemandangan yang sukses bikin penonton salfok: Achraf Hakimi dan Kylian Mbappe yang tiba-tiba berpelukan mesra di lapangan Al Bayt Stadium. Kayak adegan straight out of drama series, deh.

Head to Head yang Berujung Heart to Heart

Ceritanya simpel tapi dalem banget. Mbappe, andalan lini depan Prancis dengan nomor punggung 10, harus berhadapan langsung sama Hakimi, bek andalan Maroko yang memakai nomor 2. Posisi mereka di lapangan literally bikin keduanya jadi musuh bebuyutan selama 90 menit lebih. Tapi begitu wasit meniup peluit panjang, yang terjadi malah momen yang bikin hati meleleh. Mereka bukannya langsung ke lorong pemain, malah saling mencari dan berpelukan. Bestie goals banget nggak sih?

Yang bikin momen ini makin spesial adalah konteks di baliknya. Maroko baru saja menelan pil pahit setelah kalah 2-0 dari Prancis. Harapan untuk jadi negara Afrika dan Arab pertama yang menembus final Piala Dunia harus pupus. Di tengah kekecewaan yang pasti dirasakan Hakimi, Mbappe meluangkan waktu buat menghibur sahabatnya itu. Nggak cuma sekadar formalitas sportsmanship, tapi genuine care yang pure banget.

Dari PSG ke Panggung Dunia: Chemistry yang Auto Kebentuk

Buat yang belum tahu, Mbappe dan Hakimi udah lama jadi duo kompak di Paris Saint-Germain. Mereka berbagi ruang ganti, sesi latihan, bahkan sering liburan bareng. Chemistry yang kebangun di klub itu nggak hilang cuma karena beda jersey di Piala Dunia. Malah jadi plot twist menarik: two best friends forced to battle each other on the biggest stage in football. Kayak cerita anime arc rival gitu, tapi endingnya malah wholesome.

Yang seru dari persahabatan mereka adalah gimana keduanya sama-sama berasal dari latar belakang imigran. Mbappe dengan darah Kamerun dan Aljazair, Hakimi lahir di Spanyol dari orang tua Maroko. Keduanya mewakili generasi baru pemain Prancis dan Maroko yang membawa identitas ganda dengan bangga. Momen pelukan itu seolah jadi simbol banget: rivalitas boleh keras di lapangan, tapi respect dan persaudaraan jauh lebih besar dari sekadar skor.

Reaksi Netizen yang Gas Pol Nggak Kira-kira

Begitu foto dan video pelukan mereka beredar di media sosial, netizen langsung teriak baper. Banyak yang bilang ini adalah definisi sejati dari "the beautiful game." Komentar-komentar kayak "aku yang nonton aja nangis, apalagi mereka" sampai "ini baru namanya healthy masculinity" banjir di timeline TikTok dan Twitter. Ada juga yang ngedit momen itu pakai backsound lagu-lagu mellow, makin bikin suasana mellow maksimal.

Tapi nggak cuma netizen biasa yang kepincut. Media-media internasional juga nyorot momen ini sebagai salah satu highlight emosional Piala Dunia yang paling memorable. Beberapa jurnalis olahraga bahkan menyebutnya sebagai pengingat kenapa sepak bola bisa jadi lebih dari sekadar olahraga. Di tengah isu politik, kontroversi VAR, dan drama off-field yang bikin pusing, momen pelukan Hakimi dan Mbappe hadir sebagai oase yang menyegarkan.

Sekarang pertanyaannya: siapa di antara lo yang jadi pengin ngelihat mereka main di klub yang sama lagi musim depan? Atau jangan-jangan malah pengin ngelihat mereka head to head lagi di Piala Dunia berikutnya? Whatever the future holds, satu hal yang pasti: bromance ini udah jadi bagian dari sejarah bola yang bakal dikenang lama. So drop your thoughts di kolom komentar, besties!

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User