Niat Puasa Tasu'a dan Asyura: Bacaan Arab, Latin dan Artinya

Warkini.com, Jakarta - Umat Islam akan menyambut hari-hari mulia di bulan Muharam dengan menjalankan puasa sunah Tasu'a pada 9 Muharam dan Asyura pada 10 Muharam. Berdasarkan kalender hijriah, 9 da

Jul 08, 2026 - 05:44
0 0
Niat Puasa Tasu'a dan Asyura: Bacaan Arab, Latin dan Artinya

Warkini.com, Jakarta - Umat Islam akan menyambut hari-hari mulia di bulan Muharam dengan menjalankan puasa sunah Tasu'a pada 9 Muharam dan Asyura pada 10 Muharam. Berdasarkan kalender hijriah, 9 dan 10 Muharam 1448 H bertepatan dengan 24 dan 25 Juni 2026. Namun, sebagian kalangan umat Islam yang mengikuti penetapan Nahdlatul Ulama akan mengerjakannya pada 25 dan 26 Juni 2026, karena Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan awal bulan Muharam 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026.

Perbedaan ini wajar dan tidak perlu dibesar-besarkan. Yang terpenting, puasa Tasu'a dan Asyura memiliki keutamaan yang luar biasa. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Asyura dapat menghapus dosa setahun yang lalu. Sementara puasa Tasu'a, yang dikerjakan sehari sebelumnya, dimaksudkan untuk membedakan diri dari umat Yahudi yang hanya berpuasa pada hari kesepuluh Muharam.

Laporan dari media kami menghimpun bacaan niat untuk kedua puasa sunah ini. Berikut adalah lafal niat puasa Tasu'a dan Asyura lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya.

Niat Puasa Tasu'a (9 Muharam)

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَّاسُوْعَاءِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnatit Tasû'â'i lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Tasu'a esok hari karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa Asyura (10 Muharam)

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَاشُوْرَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnatil Âsyûrâ'i lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah Ta'ala."

Niat ini dibaca pada malam hari sebelum fajar. Namun, karena kedua puasa ini bersifat sunah, niat juga boleh dilakukan pada pagi hari selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa dan belum masuk waktu zawal (tergelincirnya matahari). Meski begitu, mengucapkan niat di malam hari lebih utama untuk memantapkan hati.

Bagi yang hendak mengamalkan, sangat dianjurkan untuk berpuasa pada kedua hari tersebut sekaligus. Jika hanya mampu satu hari, maka puasa Asyura lebih ditekankan. Keutamaan yang dijanjikan sangat besar, sebagaimana disebutkan dalam hadis, Rasulullah SAW bersabda: "Puasa Asyura, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim).

Selain dua puasa ini, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amal saleh di bulan Muharam, bulan yang dimuliakan Allah. Semoga kita semua dapat mengamalkan sunah ini dan meraih keutamaannya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bobby-hartono

Editor Viral. Editor kurasi konten viral dan trending.

Comments (0)

User