Pemalang — Polres Ungkap 16 Kasus 3C dan 24 Narkoba dalam 6 Bulan

Sobat Warkini, kalau kamu pikir semester awal 2026 cuma soal drama aespa comeback atau heboh GTA VI yang akhirnya rilis, coba lirik dulu ke Pemalang. Di sa

Jul 08, 2026 - 14:35
0 0
Sobat Warkini, kalau kamu pikir semester awal 2026 cuma soal drama aespa comeback atau heboh GTA VI yang akhirnya rilis, coba lirik dulu ke Pemalang. Di sana, jajaran Polres Pemalang baru aja nge-drop achievement yang bikin kita semua harus kasih respect langsung: mereka berhasil mengungkap 16 kasus kejahatan 3C (Curas, Curat, Curanmor) plus 24 kasus narkoba cuma dalam enam bulan pertama tahun ini. Yes, Januari sampai Juni 2026, dan hasilnya? Gak main-main, gaes.

16 Kasus 3C: Dari Pencurian Biasa Sampai yang Bikin Merinding

Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, dalam konferensi pers yang digelar Selasa (30/6), membeberkan bahwa dari 16 kasus kejahatan konvensional itu, rinciannya adalah:
  • 1 kasus Curas (Pencurian dengan Kekerasan)
  • 10 kasus Curat (Pencurian dengan Pemberatan)
  • 5 kasus Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor)
Artinya, kalau di-breakdown ala-ala thread Twitter/X, tiap bulan Polres Pemalang rata-rata mengamankan hampir 3 tersangka 3C. Ini bukan angka yang kecil, mengingat kejahatan jalanan sering bikin warga was-was, apalagi kalau udah nyangkut motor kesayangan yang bisa raib dalam hitungan menit. Dan yang bikin napas sedikit lega? 16 tersangka udah diamankan. Jadi bukan cuma laporan yang numpuk di meja, tapi benar-benar ada penindakan yang konkret.

Narkoba: 31 Tersangka, Barang Bukti Bikin Melongo

Nah, kalau yang satu ini kayak boss level yang gak ada habisnya. Satresnarkoba Polres Pemalang berhasil membongkar 24 kasus narkoba dengan total 31 tersangka. Angkanya bikin kita mikir ulang soal betapa masifnya peredaran barang haram ini di level kabupaten. Barang bukti yang diamankan? Siap-siap melongo:
  • Sabu: 57,93 gram
  • Psikotropika: 88 butir
  • Tembakau Sintetis: 2,12 gram
  • Obat Keras Tertentu: 51.352 butir
Ya, kamu gak salah baca. Lima puluh satu ribu lebih butir obat keras tertentu! Ini bukan cuma soal pengguna iseng, tapi udah masuk level supply chain yang serius. Bayangin kalau semua itu lolos ke masyarakat—efeknya bisa lebih chaos dari thread spoiler film Marvel.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan dan pengedar narkoba di wilayah hukum Polres Pemalang. Harap laporkan jika melihat aktivitas mencurigakan melalui Call Center 110 atau langsung ke Mapolres Pemalang,” tegas Kapolres Rendy.
Pernyataan ini bukan sekadar gimmick, gaes. Polres Pemalang memang menunjukkan bahwa banyak pengungkapan berawal dari laporan masyarakat. Jadi, prinsip “See Something, Say Something” itu beneran bekerja di sini—bukan cuma tren di TikTok atau Instagram Story.

Kenapa Ini Penting Buat Kita?

Kadang kita terlalu fokus sama isu nasional atau viral global sampai lupa kalau keamanan di level lokal itu pondasi utamanya. Keberhasilan Polres Pemalang ini ibarat reminder kalau di tengah segala hiruk-pikuk 2026—mulai dari Pilkada, isu resesi, sampai update AI terbaru—ada institusi yang masih serius jagain lingkungan kita. Plus, ini bukti kalau kolaborasi warga dan polisi bukan cuma teori di buku pelajaran PPKn. Jadi, gimana menurut kalian? Apakah keamanan di daerahmu sudah se-agresif ini? Atau malah ada cerita unik soal laporan masyarakat yang berujung penggerebekan epik? Share pengalaman lo di kolom komentar dan jangan lupa vote polling di bawah ya! 👇

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User