Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha Lewat Likuidasi hingga Merger

Warkini.com, Jakarta - PT Pertamina (Persero) melakukan langkah besar dalam menata kembali struktur korporasinya. Perusahaan minyak dan gas milik negara itu berencana memangkas sebanyak 124 entitas

Jul 08, 2026 - 00:54
0 0
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha Lewat Likuidasi hingga Merger

Warkini.com, Jakarta - PT Pertamina (Persero) melakukan langkah besar dalam menata kembali struktur korporasinya. Perusahaan minyak dan gas milik negara itu berencana memangkas sebanyak 124 entitas usaha melalui berbagai skema, termasuk likuidasi, divestasi, merger, dan spin-off. Rencana strategis ini merupakan bagian dari program streamlining atau penyederhanaan struktur perusahaan yang sudah bergulir beberapa periode terakhir.

Informasi tersebut terungkap saat jajaran Direksi Pertamina memaparkan perkembangan program streamlining Pertamina Group di depan Kepala Badan Pengawas BUMN sekaligus Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Kamis (11/6/2026). Dalam kesempatan itu, manajemen menyampaikan sejumlah target penyelesaian lanjutan yang akan mengefisienkan portofolio bisnis perusahaan. Langkah pemangkasan ini diyakini dapat mempertajam fokus usaha, menekan beban operasional, serta meningkatkan nilai tambah bagi pemegang saham dan publik.

Rincian Skema Pemangkasan

Dari total 124 entitas yang akan dipangkas, Pertamina telah memilahnya ke dalam beberapa skema. Beberapa anak dan cucu usaha akan dilikuidasi karena dinilai tidak lagi strategis atau sudah tidak aktif secara operasional. Skema divestasi dipilih untuk unit-unit yang bisa lebih optimal jika dikelola pihak lain, sedangkan merger dan spin-off dilakukan untuk menggabungkan entitas sejenis guna mengurangi tumpang tindih fungsi.

Manajemen juga menekankan bahwa setiap langkah akan dijalankan secara hati-hati dengan mempertimbangkan dampak terhadap karyawan, aset, dan rantai pasok energi nasional. “Kami ingin memastikan bahwa penyederhanaan ini tidak mengganggu ketahanan energi, justru harus membuat Pertamina lebih lincah dan kompetitif,” ujar seorang direksi dalam paparan tersebut.

“Kami ingin memastikan bahwa penyederhanaan ini tidak mengganggu ketahanan energi, justru harus membuat Pertamina lebih lincah dan kompetitif.”

Program streamlining Pertamina sejatinya telah berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Pada tahap awal, perusahaan berhasil merampingkan puluhan entitas dan menghemat biaya operasional secara signifikan. Tahap lanjutan kali ini menargetkan percepatan dengan menyasar entitas yang lebih besar dan kompleks, termasuk yang bergerak di sektor pendukung seperti logistik, properti, dan jasa penunjang migas.

Laporan internal yang diterima Warkini.com menyebutkan bahwa pemangkasan ini diharapkan tuntas secara bertahap hingga akhir 2027. Dengan struktur yang lebih ramping, Pertamina dapat lebih fokus pada bisnis inti di hulu, kilang, dan transisi energi, sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan produksi minyak dan mempercepat adopsi energi bersih.

Proses ini juga berada di bawah koordinasi Danantara Indonesia sebagai sovereign wealth fund yang mengelola aset-aset strategis negara. Kehadiran Kepala BP BUMN dalam paparan menunjukkan bahwa pemerintah ingin memastikan restrukturisasi Pertamina berjalan transparan dan selaras dengan agenda transformasi BUMN secara nasional. Dengan selesainya program ini, Pertamina diharapkan mampu menjadi perusahaan energi kelas dunia yang lebih ramping, efisien, dan berdaya saing tinggi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
jovan-pratama

Editor Sosial Media. Editor tren TikTok, Instagram, dan X.

Comments (0)

User