PM India Narendra Modi Janji Pasok Obat Berkualitas ke RI
Jakarta – Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia menghasilkan sejumlah komitmen penting di sektor kesehatan. Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subiant
Jakarta – Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia menghasilkan sejumlah komitmen penting di sektor kesehatan. Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Modi secara eksplisit menjanjikan akses yang lebih luas terhadap obat-obatan berkualitas tinggi bagi warga Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Modi dalam keterangan pers bersama usai pertemuan, Selasa (7/7/2026). Ia menegaskan bahwa India siap menjadi mitra strategis Indonesia dalam memenuhi kebutuhan farmasi nasional. “Melalui kesepakatan yang ditandatangani hari ini, obat-obatan berkualitas tinggi dan terjangkau dari India akan semakin tersedia bagi warga negara Indonesia,” ujar Modi, yang disampaikan dalam bahasa India dan diterjemahkan oleh penerjemah resmi Istana.
“Melalui kesepakatan yang ditandatangani hari ini, obat-obatan berkualitas tinggi dan terjangkau dari India akan semakin tersedia bagi warga negara Indonesia.”
Langkah ini dinilai sebagai respons langsung terhadap kebutuhan Indonesia akan penguatan ketahanan farmasi, di tengah upaya pemerintah untuk menekan harga obat dan memperluas cakupan layanan kesehatan bagi masyarakat. India dikenal sebagai salah satu produsen obat generik terbesar di dunia, sehingga kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat realisasi program layanan kesehatan yang lebih terjangkau di Tanah Air.
Tidak hanya berhenti pada distribusi farmasi, Modi juga menyampaikan janji untuk berkontribusi dalam pengembangan kapasitas tenaga medis Indonesia. Rencananya, program peningkatan kompetensi bagi dokter dan tenaga kesehatan akan menjadi bagian integral dari pakta bilateral yang baru diteken. Kerja sama ini mencakup pertukaran pengetahuan, pelatihan teknis, dan potensi kolaborasi riset di bidang kedokteran antara kedua negara.
“Kami berkomitmen untuk ikut membangun sumber daya manusia di sektor kesehatan Indonesia, melalui transfer keahlian dan peningkatan kapasitas para dokter serta tenaga kesehatan,” tambah Modi dalam penyataannya.
Laporan media kami mencatat bahwa kunjungan Modi disambut hangat oleh jajaran pemerintahan Presiden Prabowo. Pertemuan ini menandai babak baru hubungan bilateral yang tidak hanya terfokus pada perdagangan dan investasi, tetapi juga pada isu-isu keberlanjutan dan kesejahteraan sosial. Dengan ditandatanganinya sejumlah perjanjian, kedua negara berharap dapat mempercepat pencapaian target universal health coverage.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi pelaku industri farmasi domestik. Ketersediaan bahan baku dan produk jadi dari India diproyeksikan mampu menekan ketergantungan pada pasar tertentu serta memberikan alternatif yang lebih murah bagi konsumen. Harapannya, realisasi komitmen ini dapat segera terwujud melalui harmonisasi regulasi dan percepatan proses perizinan di bawah pengawasan otoritas kesehatan masing-masing negara.
Pertemuan di Istana Merdeka itu berlangsung dalam suasana produktif, dengan kedua pemimpin sepakat untuk memperkuat kerja sama di sektor kesehatan, energi, dan transformasi digital. Langkah ini sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo untuk menjadikan Indonesia mandiri di bidang farmasi dan memperkuat sistem kesehatan nasional.
Comments (0)