Polda Riau Beri Panggung Musisi Jalanan Meriahkan Riau Bhayangkara Run 2026

Pekanbaru – Kepolisian Daerah (Polda) Riau menghadirkan sentuhan berbeda dalam gelaran akbar Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026 yang akan digelar pada 19 Juli mendatang. Tidak hanya berfokus pada sisi

Jul 06, 2026 - 14:10
0 1
Polda Riau Beri Panggung Musisi Jalanan Meriahkan Riau Bhayangkara Run 2026

Pekanbaru – Kepolisian Daerah (Polda) Riau menghadirkan sentuhan berbeda dalam gelaran akbar Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026 yang akan digelar pada 19 Juli mendatang. Tidak hanya berfokus pada sisi olahraga, panitia secara khusus menggandeng komunitas musisi jalanan untuk memeriahkan rute lari sepanjang 10 kilometer tersebut. Langkah ini diharapkan mampu menambah semangat sekaligus hiburan bagi ribuan peserta yang diprediksi akan memadati kawasan pusat kota.

Panggung Apresiasi untuk Talenta Lokal

Sebanyak 30 musisi jalanan telah direkrut melalui proses kurasi sederhana oleh panitia. Mereka berasal dari berbagai sudut Kota Pekanbaru, membawa ciri khas masing-masing—mulai dari genre akustik, pop, hingga melodi khas Melayu. Inisiatif ini bukan sekadar hiburan pengisi acara, melainkan sebuah panggung apresiasi bagi para seniman yang sehari-hari menghibur di lampu merah, taman kota, dan pusat keramaian. Dengan terlibat di RBR 2026, para musisi jalanan ini mendapat ruang untuk tampil di hadapan khalayak luas, sekaligus menunjukkan bahwa bakat lokal Riau pantas diperhitungkan.

"Untuk musisi jalanan yang akan kita hadirkan saat RBR nanti ada 30 orang. Mereka terbagi menjadi dua tim. Satu tim ditempatkan di sepanjang rute Riau Bhayangkara Run 2026," ujar Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes Daniel Muharam, kepada media kami, Senin (22/6/2026).

Tim pertama akan tersebar di titik-titik strategis sepanjang rute, memainkan lagu-lagu penyemangat saat pelari melintas. Kehadiran mereka diharapkan mampu memecah kejenuhan sekaligus memberikan suntikan energi di kilometer-kilometer kritis. Sementara itu, tim kedua akan ditempatkan di area panggung utama dekat garis finish, menjadi suguhan penutup yang meriah bagi para peserta yang berhasil menuntaskan lomba.

Sinergi Komunitas demi Sukses Acara

Tidak hanya komunitas musisi jalanan, Polda Riau juga melibatkan berbagai elemen masyarakat lainnya dalam RBR 2026. Mulai dari komunitas lari, pelaku UMKM lokal, hingga sanggar seni tradisional, semua dirangkul untuk menciptakan festival olahraga yang inklusif. Kombes Daniel Muharam menegaskan bahwa pendekatan ini sejalan dengan visi Polda Riau untuk mendekatkan diri dengan masyarakat melalui kegiatan positif. "Riau Bhayangkara Run bukan hanya ajang lomba, tetapi juga wadah untuk merayakan keberagaman dan kreativitas warga Riau," tambahnya.

Puluhan musisi jalanan yang terlibat pun menyambut antusias kesempatan ini. Salah satu di antaranya, Aldo (24), yang biasa mengamen di kawasan Jalan Sudirman, mengaku bangga bisa tampil di acara sebesar RBR. "Biasanya kami hanya dilihat sebelah mata. Sekarang kami dapat panggung, mudah-mudahan ini jadi awal yang baik," katanya saat ditemui di sela-sela latihan. Selain hiburan musik, panitia juga menyiapkan sejumlah kejutan di sepanjang rute, seperti instalasi seni dan stan-stan kuliner gratis untuk peserta.

Riau Bhayangkara Run 2026 sendiri menargetkan partisipasi sebanyak 5.000 pelari dari dalam dan luar provinsi. Rute yang disiapkan akan melewati ikon-ikon Kota Pekanbaru, seperti Anjung Seni Idrus Tintin dan Menara Lancang Kuning, sehingga para runner dapat menikmati lanskap kota sambil berlari. Dengan perpaduan olahraga, seni, dan kuliner, Polda Riau optimistis gelaran ini mampu menjadi magnet baru bagi wisata olahraga di Bumi Lancang Kuning.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bobby-hartono

Editor Viral. Editor kurasi konten viral dan trending.

Comments (0)

User