Polisi Lakukan Tes Urine terhadap 'Bang Jago' Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor di Jaksel

Jakarta - Kepolisian Sektor Jagakarsa melakukan pemeriksaan urine terhadap seorang pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja berinisial FRS (37) yang terlibat dalam aksi pemukulan terhadap pemotor lai

Jul 08, 2026 - 04:48
0 0
Polisi Lakukan Tes Urine terhadap 'Bang Jago' Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor di Jaksel

Jakarta - Kepolisian Sektor Jagakarsa melakukan pemeriksaan urine terhadap seorang pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja berinisial FRS (37) yang terlibat dalam aksi pemukulan terhadap pemotor lain. Tes urine tersebut dilakukan untuk mendalami kondisi pelaku saat kejadian berlangsung di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengungkapkan bahwa pihaknya memutuskan untuk melakukan tes urine karena menemukan indikasi yang mencurigakan dari sikap pelaku selama proses pemeriksaan berlangsung.

"Orangnya (pelaku) juga agak-agak bingung. Makanya lagi dicek urine ya, kita cek urine," ujar Kompol Nurma Dewi kepada awak media, Senin (6/7/2026).

Pemeriksaan urine ini merupakan langkah lanjutan setelah sebelumnya penyidik menetapkan FRS sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan tersebut. Tindakan ini diambil untuk memastikan apakah yang bersangkutan berada di bawah pengaruh zat terlarang saat melakukan aksi kekerasan terhadap pengendara lain di jalan raya.

Diberitakan sebelumnya, insiden pemukulan ini viral di media sosial dan menuai kecaman dari masyarakat. Pelaku yang mengendarai motor Kawasaki Ninja terekam kamera melakukan pemukulan terhadap seorang pemotor lain yang belum diketahui identitasnya. Aksi arogan yang dilakukan FRS membuatnya mendapat julukan 'Bang Jago' dari warganet yang geram dengan tindakannya.

Dengan adanya temuan kondisi kebingungan pada diri pelaku selama pemeriksaan, polisi menduga ada faktor lain yang mempengaruhi perilaku agresif FRS saat kejadian. Hasil tes urine akan menjadi bukti penting untuk mengungkap motif dan kondisi psikologis pelaku saat melakukan penganiayaan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil laboratorium dari tes urine FRS. Penetapan tersangka sendiri telah dilakukan berdasarkan bukti-bukti permulaan yang cukup, termasuk rekaman video yang beredar luas dan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian. Warkini.com akan terus memantau perkembangan kasus ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bobby-hartono

Editor Viral. Editor kurasi konten viral dan trending.

Comments (0)

User