Polisi Tangkap Pria 34 Tahun Terduga Pelaku Teror Bom Sekolah di Jagakarsa

Jajaran Kepolisian Sektor Jagakarsa, Jakarta Selatan, berhasil mengamankan seorang pria dewasa yang diduga kuat sebagai dalang di balik aksi teror bom yang

Jul 13, 2026 - 16:11
0 0
Polisi Tangkap Pria 34 Tahun Terduga Pelaku Teror Bom Sekolah di Jagakarsa

Jajaran Kepolisian Sektor Jagakarsa, Jakarta Selatan, berhasil mengamankan seorang pria dewasa yang diduga kuat sebagai dalang di balik aksi teror bom yang menggemparkan SDN Srengseng Sawah 15 pada Senin (13/7/2026). Tersangka berinisial MY (34), yang tercatat sebagai warga yang tinggal hanya beberapa ratus meter dari gerbang sekolah, kini meringkuk di ruang pemeriksaan Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Penangkapan yang berlangsung tanpa perlawanan berarti ini sontak menghadirkan rasa lega sekaligus kengerian baru: bagaimana mungkin seorang tetangga dekat tega menebar ancaman maut di tengah lingkungan tempat ia sendiri bermukim?

Kronologi Penangkapan: Dari Intelijen hingga Penggerebekan

Berdasarkan keterangan resmi yang dihimpun di lapangan, aksi teror yang memaksa seluruh siswa dan guru mengungsi ke lapangan terbuka itu menyisakan jejak digital yang cukup terang. Tim Cyber Polda Metro Jaya bergerak cepat menelusuri nomor telepon dan alamat IP yang digunakan untuk menyampaikan ancaman bom via pesan singkat kepada pihak sekolah. Setelah mengantongi identitas terduga, petugas langsung mengepung kediaman MY di sebuah gang sempit tak jauh dari sekolah pada Minggu malam. "Kami tidak mau mengambil risiko. Begitu bukti permulaan cukup, kami langsung lakukan penangkapan. Ini demi keselamatan warga," ujar seorang penyidik yang enggan disebut namanya. Dari dalam rumah kontrakan sederhana itu, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu unit telepon genggam, kartu SIM yang diduga digunakan untuk mengirim ancaman, dan serpihan kertas bertuliskan ancaman serupa di dalam buku catatan pribadi milik MY. Tidak ditemukan bahan peledak aktif, namun aparat tetap memperlakukan temuan ini dengan tingkat kewaspadaan tinggi.

Siapa MY? Potret Tetangga yang Diduga Jadi Teroris Sekolah

Informasi yang dihimpun dari para tetangga dan perangkat RT setempat menggambarkan MY sebagai sosok pendiam yang jarang bergaul. Pria yang bekerja serabutan sebagai tukang las itu sehari-harinya lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. "Dia itu jarang keluar, cuma kadang kalau malam suka duduk di depan rumah sambil lihatin ke arah sekolah lama-lama," tutur Agus, salah seorang tetangga yang rumahnya berseberangan dengan kontrakan MY. Pelaku diketahui tinggal seorang diri; ia merantau dari daerah Jawa Tengah dan tidak banyak memiliki kerabat di Jakarta. Kapolsek Jagakarsa, Kompol Heru, membenarkan bahwa dari hasil interogasi awal, motif pelaku masih didalami oleh tim psikologi forensik. "Kami masih mendalami apakah ini murni motif pribadi karena dendam, atau ada kaitannya dengan jaringan tertentu. Saat ini yang jelas pelaku adalah penduduk setempat, itulah yang membuat kami terus meningkatkan patroli," tegasnya dalam konferensi pers singkat.

Dampak Psikologis: Luka di Balik Jeruji Kelas

Meskipun tidak ada ledakan maupun korban luka fisik, peristiwa ini meninggalkan trauma yang membekas dalam pada para siswa. Anisa, guru kelas 4 SDN Srengseng Sawah 15, mengaku beberapa muridnya mengalami mimpi buruk dan menolak masuk sekolah pasca evakuasi massal yang dipicu ancaman tersebut. "Anak-anak sempat histeris. Sampai sekarang ada yang masih bertanya, apakah bapak penjahat itu sudah benar-benar ditangkap karena rumahnya dekat sini," ucapnya dengan suara bergetar. Pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan Jakarta Selatan langsung menghadirkan tim konseling psikososial untuk memulihkan rasa aman siswa. Kegiatan belajar-mengajar pun mulai digelar dengan penjagaan ekstra dari Bhabinkamtibmas dan anggota Polsek.

Langkah Pencegahan dan Komitmen Keamanan

Merespons geger ini, Polres Metro Jakarta Selatan berjanji akan memperkuat program Satuan Pendidikan Aman dan Responsif (SPAR). Setiap sekolah dasar di kawasan Jagakarsa akan mendapatkan prioritas edukasi keamanan dan pemetaan kerawanan. "Kita ingin masyarakat, terutama orang tua, tidak panik. Kami pastikan ini kejadian tunggal, dan pelaku sudah diamankan," kata Kompol Heru. Selain itu, kepolisian mengimbau agar warga yang mencurigai perubahan perilaku ekstrem pada orang di sekitarnya segera melapor ke Bhabinkamtibmas guna mencegah aksi serupa terulang.

[SOCIAL_TWEET]: Geger! Pria 34 tahun tetangga dekat SDN Srengseng Sawah 15 ditangkap polisi terkait teror bom di sekolah. Polsek Jagakarsa ringkus tersangka MY di rumahnya. Simak kronologi & fakta di balik penangkapan yang bikin warga syok. #TerorBom #Jagakarsa #KeamananSekolah[SOCIAL_TG]: 🚨 Detik-detik Penangkapan Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15! Ternyata pelaku adalah warga sekitar yang sehari-hari dikenal pendiam. Polisi amankan barang bukti krusial. Baca selengkapnya di sini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User