warkini.
Travel

Polri Kerahkan Tim DVI di Lima Posko Korban Virgo Transport 8

Suasana haru dan kepanikan menyelimuti keluarga penumpang Kapal Virgo Transport 8 setelah kabar kecelakaan naas yang menimpa kapal tersebut merebak di pera

Polri Kerahkan Tim DVI di Lima Posko Korban Virgo Transport 8

Suasana haru dan kepanikan menyelimuti keluarga penumpang Kapal Virgo Transport 8 setelah kabar kecelakaan naas yang menimpa kapal tersebut merebak di perairan. Dalam situasi kritis seperti ini, kepastian informasi mengenai keselamatan maupun identitas korban menjadi hal yang paling mendesak. Menjawab kebutuhan tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bergerak cepat dengan menerjunkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) ke lima titik posko berbeda yang tersebar di wilayah Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.

Langkah tanggap darurat ini diambil guna menyokong penuh operasi Search and Rescue (SAR) yang tengah digalakkan oleh tim gabungan. Kerahan personel medis dan ahli forensik ini bertujuan agar proses identifikasi para korban dapat dilakukan secara profesional, presisi, dan tidak memakan waktu lama. Bagi keluarga korban, kepastian status sanak saudara mereka adalah penawar dahaga di tengah simpang siur informasi yang beredar.

Sebaran 5 Posko DVI di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan

Pemilihan lokasi posko di dua provinsi strategis ini bukanlah tanpa alasan. Jalur pelayaran yang menghubungkan wilayah Jawa Timur dan Kalimantan Selatan kerap menjadi urat nadi transportasi laut antar-pulau, sehingga penempatan posko di kedua belah wilayah memastikan jangkauan operasional yang lebih luas dan efisien. Tim DVI Polri disiagakan di titik-titik krusial seperti pelabuhan keberangkatan, pelabuhan kedatangan, serta rumah sakit rujukan utama.

"Kami menerjunkan personel berkeahlian khusus yang siap bekerja 24 jam di lima posko tersebut. Fokus utama kami adalah mengumpulkan data antemortem dari keluarga serta mengolah data postmortem secara cepat namun tetap menjunjung tinggi ketelitian forensik," ujar perwakilan Pusdokkes Polri dalam keterangannya.

Keberadaan posko terpadu ini sangat membantu keluarga korban yang kebingungan mencari akses informasi. Di posko-posko ini, petugas menerima laporan anggota keluarga yang hilang, mencatat ciri-ciri fisik spesifik, hingga mengambil sampel DNA penunjang. "Setiap detik sangat berharga bagi keluarga yang menanti kepastian di tengah ketidakpastian ini," ungkap salah satu petugas lapangan yang bertugas.

Prosedur Kerja Identifikasi Forensik DVI Polri

Operasi identifikasi korban bencana maritim memiliki kompleksitas tersendiri dibandingkan bencana di darat. Kondisi medan laut dan paparan air asin sering kali menyulitkan proses mengenali wajah korban secara kasat mata. Oleh sebab itu, Tim DVI Polri menerapkan standar internasional Interpol DVI Guidebook untuk menghindari kesalahan fatal dalam penyerahan jenazah kepada pihak keluarga.

Tahapan DVI Fokus Kegiatan Elemen Utama yang Diperiksa
Antemortem Pengumpulan data korban sebelum meninggal dari pihak keluarga. Rekam medis gigi, foto diri tersenyum, sampel DNA keluarga, ciri khusus/tato.
Postmortem Pemeriksaan fisik jenazah yang berhasil dievakuasi tim SAR. Pemeriksaan sidik jari, struktur gigi, properti yang melekat, otopsi forensik.
Rekonsiliasi Pencocokan data Antemortem dan Postmortem dalam sidang pleno. Sidang komando DVI untuk menetapkan status identitas sah korban.

Melalui skema kerja terstruktur tersebut, data ilmiah primer seperti sidik jari, rekam medis gigi, dan sidik DNA menjadi kunci utama penetapan identitas. Apabila ketiga data primer tersebut sulit didapatkan karena kondisi fisik jenazah, tim akan mengandalkan data sekunder seperti properti yang dikenakan korban saat terakhir kali berlayar atau tanda lahir unik yang dikonfirmasi oleh pihak keluarga dekat.

Sinergi Lintas Lembaga Demi Kemanusiaan

Penanganan dampak kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektor. Tim DVI Polri tidak bekerja sendirian di lapangan, melainkan berkoordinasi erat dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI Angkatan Laut, Dinas Kesehatan setempat, hingga relawan kebencanaan.

Keberadaan 5 posko terpadu di Jatim dan Kalsel ini diharapkan mampu memangkas alur birokrasi yang berbelit-belit. Pihak keluarga korban diimbau untuk segera mendatangi posko terdekat dengan membawa dokumen pendukung seperti Kartu Keluarga, rekam medis gigi korban jika ada, atau pakaian bekas korban yang belum dicuci untuk keperluan ekstraksi sampel DNA.

Di tengah duka mendalam yang menyelimuti para keluarga korban, profesionalisme Tim DVI Polri dan seluruh unsur SAR menjadi tumpuan harapan. Proses pencarian dan identifikasi akan terus berlangsung secara maraton hingga seluruh korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 berhasil ditemukan dan diidentifikasi secara bermartabat.

Guna mempercepat identifikasi korban kecelakaan laut KM Virgo Transport 8, Polri mendirikan 5 posko terpadu di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Pihak keluarga diimbau membawa data antemortem ke posko terdekat. Simak artikel selengkapnya hanya di Warkini.com!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rangga-pradana

Content Creator. Mengelola konten viral, podcast, dan video pendek.

Comments (0)

User