warkini.
Viral

Ponsel Terbakar di KRL, Pakar Ingatkan Tanda Bahaya Baterai Gadget

Insiden menegangkan kembali menimpa pengguna transportasi publik setelah sebuah unit gawai milik penumpang tiba-tiba mengeluarkan asap pekat dan terbakar d

Ponsel Terbakar di KRL, Pakar Ingatkan Tanda Bahaya Baterai Gadget

Insiden menegangkan kembali menimpa pengguna transportasi publik setelah sebuah unit gawai milik penumpang tiba-tiba mengeluarkan asap pekat dan terbakar di dalam rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di sekitar Stasiun Rawa Buntu. Kejadian ini sontak memicu kepanikan di antara penumpang dan menjadi alarm keras bagi masyarakat mengenai bahaya kerusakan baterai lithium-ion pada gawai yang kita gunakan setiap hari.

Gawai seperti ponsel pintar, tablet, hingga laptop memang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas harian. Namun, di balik kemudahannya, baterai perangkat tersebut menyimpan risiko kimiawi tinggi jika mengalami kerusakan internal, cacat pabrik, maupun perlakuan pengisian daya yang keliru.

Kronologi Kejadian di Stasiun Rawa Buntu

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di lokasi, insiden bermula saat rangkaian kereta sedang beroperasi pada jam sibuk pagi hari. Berikut adalah urutan kejadian singkat yang terjadi:

  1. Pukul 07.15 WIB: Penumpang mencium bau hangus menyengat yang berasal dari tas ransel salah seorang pengguna jasa di dalam gerbong.
  2. Pukul 07.18 WIB: Kepulan asap tebal mulai keluar dari dalam tas sesaat sebelum kereta merapat ke peron Stasiun Rawa Buntu.
  3. Pukul 07.20 WIB: Pemilik tas bersama petugas keamanan stasiun segera mengevakuasi tas tersebut ke area terbuka untuk mencegah kobaran api merembet ke fasilitas lain.
"Begitu melihat asap tebal dari sela ritsleting tas, penumpang langsung panik dan berhamburan menjauh. Petugas bergerak cepat memadamkannya memakai APAR di peron," ungkap salah satu saksi di lokasi.

Kenali 4 Tanda Baterai Gadget Berada di Ambang Bahaya

Ledakan baterai pada perangkat elektronik jarang terjadi secara tiba-tiba tanpa peringatan. Dalam sebagian besar kasus, perangkat menunjukkan sejumlah gejala awal yang sering kali diabaikan pemiliknya. Berikut ciri-ciri fisik dan performa yang wajib Anda waspadai:

  • Bodi Perangkat Menggembung (Swelling): Layar ponsel terangkat atau penutup belakang renggang merupakan tanda fatal bahwa sel baterai telah menghasilkan gas bertekanan tinggi akibat reaksi kimia internal.
  • Suhu Panas Berlebih (Overheating Ekstrem): Ponsel atau laptop terasa sangat panas bahkan saat tidak digunakan untuk aktivitas berat seperti bermain game atau merekam video 4K.
  • Bau Kimia Manis atau Menyengat: Jika Anda mencium aroma logam terbakar atau cairan manis sintetis dari lubang ventilasi atau port charger, segera jauhkan perangkat.
  • Penurunan Daya Drastis: Baterai mendadak drop dari persentase tinggi ke nol persen dalam hitungan menit, atau perangkat mati mendadak saat diisi daya.

Langkah Darurat yang Harus Segera Diambil

Jika perangkat elektronik Anda mulai mengeluarkan desisan, panas ekstrem, atau bahkan asap tipis, jangan sekali-kali menyiramnya dengan air biasa secara sembarangan, terutama jika kapasitas baterai cukup besar seperti pada laptop. Air dapat bereaksi dengan unsur lithium dan justru memicu letupan lebih besar.

Segera cabut sambungan pengisi daya dari stopkontak, letakkan gawai di permukaan lantai non-mudah terbakar (seperti lantai semen atau keramik), dan jauhkan dari bahan kain, kertas, atau kasur. Gunakan pasir kering atau alat pemadam api ringan (APAR) tipe serbuk kimia kering jika percikan api mulai terlihat, serta biarkan perangkat mendingin sepenuhnya di ruangan dengan ventilasi udara terbuka sebelum dibawa ke pusat servis resmi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS jovan-pratama

Reporter Kuliner. Food enthusiast. Review restoran, resep, dan tren makanan.

Comments (0)

User