Pramono Anung Luruskan Lokasi Jembatan 'Gembok Cinta' di Rasuna Said

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan klarifikasi mengenai lokasi jembatan 'Gembok Cinta' yang selama ini menjadi perbincangan. Menurut Pramono, banyak pihak salah sangka dengan mengira ikon

Jul 07, 2026 - 23:14
0 0
Pramono Anung Luruskan Lokasi Jembatan 'Gembok Cinta' di Rasuna Said

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan klarifikasi mengenai lokasi jembatan 'Gembok Cinta' yang selama ini menjadi perbincangan. Menurut Pramono, banyak pihak salah sangka dengan mengira ikon romantis itu berada di jembatan penyeberangan orang (JPO). Ia menegaskan bahwa jembatan yang dimaksud sesungguhnya melintasi Sungai Cideng, tepat di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Meluruskan Kesalahpahaman Publik

Dalam keterangan pers di kawasan Latumenten, Jakarta Barat, Kamis (2/7/2026), Pramono menyampaikan bahwa kesalahpahaman ini perlu segera diluruskan agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat. "Jadi ada salah menangkap. Gembok Cinta itu bukan dibangun di JPO," tegasnya. Lokasi yang sebenarnya adalah jembatan yang menghubungkan sisi-sisi Sungai Cideng di ruas Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

"Jadi ada salah menangkap. Gembok Cinta itu bukan dibangun di JPO," kata Pramono.

Fenomena gembok cinta sendiri bukan hal baru. Pasangan sering kali menggantungkan gembok bertuliskan nama mereka di pagar jembatan sebagai simbol cinta. Namun, di Jakarta, kebiasaan ini sempat menuai pro dan kontra karena dikhawatirkan dapat mengganggu estetika dan keamanan struktur. Warkini.com sebelumnya memberitakan, beberapa pengamat kota menyarankan agar Pemprov DKI menyediakan ruang khusus untuk praktik tersebut agar lebih tertib dan terkendali.

Dengan mengetahui lokasi pasti jembatan Gembok Cinta, pemerintah daerah diharapkan dapat menyusun strategi pengelolaan yang tepat. Apakah akan ada penertiban, pemindahan, atau bahkan pelebaran area gembok, semua masih menunggu keputusan lebih lanjut. Yang jelas, Pramono ingin memastikan kebijakan apa pun akan didasari fakta di lapangan, bukan sekadar asumsi publik.

Prioritas Rusun Marunda dan Rorotan

Di tengah ramainya isu Gembok Cinta, Pramono juga kembali menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan hunian vertikal. Rencananya, sebanyak 11 rumah susun (rusun) baru akan dibangun dalam waktu dekat, dengan prioritas di kawasan Marunda dan Rorotan, Jakarta Utara. Kedua lokasi ini dinilai sangat mendesak karena menjadi kantong-kantong permukiman padat yang memerlukan peremajaan.

Menurut sumber Warkini.com, rusun-rusun tersebut akan menyasar warga berpenghasilan rendah sekaligus menjadi solusi untuk mengurangi backlog perumahan di ibu kota. Pramono berharap, pembangunan ini bisa berjalan paralel dengan penataan kawasan kumuh yang sudah lama menjadi pekerjaan rumah Pemprov DKI.

Klarifikasi soal jembatan Gembok Cinta dan pengumuman rusun baru ini memperlihatkan bagaimana Pramono coba menjawab beragam isu sekaligus. Dari yang bersifat simbolik-romantis hingga persoalan papan yang sangat mendasar, ia ingin menunjukkan bahwa pemerintahannya hadir untuk semua lini kehidupan warga. Warkini.com akan terus mengawal perkembangan rencana-rencana tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
jovan-pratama

Editor Sosial Media. Editor tren TikTok, Instagram, dan X.

Comments (0)

User