Presiden KSPI: Polri Selalu Hadir di Tengah Kaum Buruh di HUT ke-80 Bhayangkara
Jakarta - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-80 Bhayangkara kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia
Jakarta - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-80 Bhayangkara kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dalam pernyataannya yang disampaikan melalui rekaman video pada Senin (29/6/2026), Said Iqbal menegaskan bahwa Polri selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, termasuk dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.
"Izinkan saya mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara, Hari Ulang Tahun Bhayangkara yang ke-80. Polisi Republik Indonesia untuk masyarakat," ujar Said Iqbal dalam keterangan yang diterima media kami.
Ucapan itu bukan sekadar formalitas. Said Iqbal mengingatkan bahwa di momen HUT Bhayangkara ini, publik perlu melihat lebih dekat kiprah Polri yang selama ini tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi jembatan antara buruh dan pengusaha, pemerintah dan rakyat. Menurutnya, dalam setiap aksi damai buruh, Polri selalu hadir sebagai fasilitator dialog, bukan sebagai penghalang aspirasi.
Apresiasi dari Serikat Pekerja
Presiden KSPI mencontohkan, dalam berbagai unjuk rasa yang dilakukan buruh untuk menuntut kenaikan upah minimum, pencabutan Undang-Undang Cipta Kerja, hingga jaminan sosial yang layak, Polri tetap menunjukkan sikap profesional. "Mereka mengawal dengan humanis, bahkan tak jarang ikut membantu mediasi antara serikat pekerja dan pihak perusahaan," kata Said Iqbal.
Hal ini, lanjutnya, mencerminkan bahwa Polri telah bertransformasi menjadi institusi yang semakin dekat dengan denyut nadi rakyat. "Buruh tidak pernah memusuhi Polri. Justru kami melihat Polri sebagai mitra strategis dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis," tegasnya.
Pernyataan ini sejalan dengan hasil survei yang dirilis beberapa lembaga, yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen. Capaian itu mengindikasikan bahwa kinerja Polri, terutama dalam menjaga stabilitas nasional dan merespons dinamika sosial, mendapat apresiasi luas.
Polisi untuk Semua
Said Iqbal juga menyoroti bagaimana Polri mampu menangani berbagai persoalan ketenagakerjaan di lapangan secara cepat dan tepat. Ia menyebut sejumlah kasus pemutusan hubungan kerja sepihak, intimidasi terhadap aktivis buruh, hingga penahanan ijazah oleh perusahaan yang berhasil dimediasi oleh aparat kepolisian di daerah-daerah.
"Itu adalah bukti nyata bahwa Polri bukan hanya penegak hukum, tetapi juga pelindung kaum lemah. Kehadiran mereka di tengah buruh bukan lagi sekadar patroli keamanan, melainkan benar-benar hadir untuk mendengar dan menyelesaikan masalah," ujar Said Iqbal.
Dalam kesempatan yang sama, Said Iqbal mengajak seluruh elemen buruh untuk memberikan dukungan penuh terhadap upaya Polri menciptakan rasa aman bagi masyarakat. "Mari kita jadikan HUT ke-80 Bhayangkara ini sebagai momentum untuk terus bersinergi. Polri untuk masyarakat, masyarakat untuk Polri," pungkasnya.
Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung tema "Polri Presisi Mendukung Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045". Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan peran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjamin iklim investasi dan ketenagakerjaan yang sehat.
Comments (0)