Pria di Musi Rawas Tewas Diracun Sianida, Dua Pelaku Ditangkap Polisi
Musi Rawas, Warkini.com — Tragedi pembunuhan yang menggemparkan warga Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan akhirnya terungkap. Seorang pria berinisial R (39) ditemukan tewas dalam kondisi mengena
Musi Rawas, Warkini.com — Tragedi pembunuhan yang menggemparkan warga Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan akhirnya terungkap. Seorang pria berinisial R (39) ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di tepi aliran Sungai Piring, Desa Raksa Budi pada Sabtu (20/6) lalu. Korban diduga kuat menjadi korban pembunuhan terencana dengan racun sianida.
Kasat Reskrim Polres Musi Rawas, AKP Redho Agus Suhendra, dalam keterangan resminya kepada media kami mengungkapkan bahwa korban telah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Jumat, 5 Juni 2026. Selama dua pekan lebih, keluarga korban dibayangi kecemasan hingga akhirnya secercah petunjuk muncul pada Jumat, 19 Juni 2026.
"Keluarga korban mendapatkan informasi dari warga Desa Raksa Budi bahwa ada seseorang yang menjual ponsel bekas. Setelah dicek, ponsel tersebut ternyata milik korban. Dari situlah kami mulai melakukan penyelidikan intensif," ujar AKP Redho kepada tim liputan Warkini.com.
Berdasarkan laporan yang dihimpun di lapangan, titik terang kasus ini bermula dari temuan ponsel korban yang dijual oleh orang tak dikenal di desa tersebut. Tim Reskrim Polres Musi Rawas yang mendapatkan laporan itu langsung bergerak cepat. Kurang dari 24 jam setelah informasi ponsel diterima, tepatnya pada Sabtu, 20 Juni 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, jasad korban akhirnya ditemukan di tepi Sungai Piring dalam kondisi sudah membusuk.
Hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan kuat bahwa korban diracun menggunakan zat sianida sebelum kemudian jasadnya dibuang ke area sungai yang sepi. Tidak butuh waktu lama bagi kepolisian untuk meringkus dua orang pelaku yang diduga terlibat langsung dalam aksi keji tersebut. Keduanya langsung diamankan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Musi Rawas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus mendalami motif di balik pembunuhan sadis ini. Beberapa sumber di kepolisian menyebutkan bahwa para pelaku dan korban kemungkinan saling mengenal, namun detail hubungan serta pemicu konflik masih dalam proses pendalaman. Publik di Musi Rawas pun berharap aparat dapat segera mengungkap seluruh fakta dan menjerat para pelaku dengan hukuman setimpal.
Warkini.com akan terus memantau perkembangan kasus pembunuhan beracun sianida ini dan menyajikan informasi faktual kepada pembaca.
Comments (0)