Purbaya Cari Sumber Utang Baru, RI Segera Terbitkan Panda Bond di China

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan semakin serius memperluas sumber pembiayaan di tengah dinamika perekonomian global. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa rencana

Jul 08, 2026 - 00:44
0 0
Purbaya Cari Sumber Utang Baru, RI Segera Terbitkan Panda Bond di China

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan semakin serius memperluas sumber pembiayaan di tengah dinamika perekonomian global. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa rencana penerbitan perdana obligasi panda (Panda Bond) di pasar keuangan China mendapatkan sambutan hangat sekaligus dukungan dari otoritas Negeri Tirai Bambu, termasuk Bank Sentral China (People's Bank of China/PBOC).

Dukungan Penuh Otoritas Keuangan China

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Warkini.com, kunjungan Purbaya ke Beijing telah menghasilkan komitmen kuat dari Kementerian Keuangan China serta PBOC untuk memuluskan penerbitan surat utang tersebut. Dukungan ini dinilai krusial, tidak hanya untuk membuka akses pembiayaan baru bagi Indonesia, tetapi juga memperkuat kepercayaan investor internasional terhadap fundamental ekonomi nasional.

"Hasilnya cukup baik. Kita bertemu Menteri Keuangan Tiongkok, People's Bank of China dan juga para investor di sini. Dukungan yang diberikan kepada Indonesia sangat kuat," ujar Purbaya dalam keterangan tertulis yang diterima Warkini.com, Jumat (19/6/2026).

Panda Bond sebagai Instrumen Diversifikasi Utang

Panda Bond merupakan instrumen surat utang berdenominasi renminbi (RMB) yang dijual oleh penerbit asing di pasar obligasi domestik China. Selama beberapa tahun terakhir, berbagai negara mulai melirik instrumen ini sebagai alternatif pendanaan di luar pasar tradisional dolar AS maupun euro. Langkah Indonesia menerbitkan Panda Bond menandai diversifikasi sumber pembiayaan yang strategis, terutama di tengah gejolak suku bunga global dan fluktuasi nilai tukar.

Para analis menilai, penerbitan perdana ini akan menawarkan kesempatan bagi Indonesia untuk menggaet basis investor baru yang selama ini relatif belum tergarap. Likuiditas besar yang tersedia di pasar domestik China, ditambah dengan kebijakan pemerintah China yang semakin membuka pintu bagi emiten asing, menjadi momen yang tepat bagi Indonesia untuk merealisasikan rencana ini. Purbaya sendiri menegaskan, komitmen kuat dari pihak China akan mempercepat proses emisi sehingga penerbitan bisa terlaksana dalam waktu dekat.

Perkuat Kepercayaan dan Kerja Sama Bilateral

Sinergi antara Kementerian Keuangan China dan PBOC tidak hanya melibatkan dukungan teknis, tetapi juga menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap profil kredit Indonesia. Langkah ini sekaligus mempererat hubungan ekonomi bilateral yang sudah terjalin erat melalui berbagai proyek investasi dan perdagangan. Dengan terbitnya Panda Bond, Indonesia diharapkan dapat mengunci pendanaan dengan biaya kompetitif dan tenor yang menarik.

Warkini.com mencatat, sebelumnya Indonesia telah memiliki program global bond dan sukuk internasional yang rutin diminati investor. Kini, merambah pasar obligasi China merupakan babak baru diplomasi keuangan yang dapat memberikan fleksibilitas lebih bagi APBN, terutama untuk membiayai proyek pembangunan prioritas. Investor di China sendiri disebutkan telah menyampaikan minat awal yang menjanjikan saat pertemuan berlangsung, menandakan potensi kelebihan permintaan (oversubscribed) ketika penawaran resmi dimulai.

Pemerintah berharap momentum positif ini segera diikuti dengan roadmap penerbitan yang jelas, termasuk penentuan volume, tenor, dan jadwal pasti. Langkah ini menjadi bukti bahwa Indonesia tidak hanya bergantung pada satu ceruk pasar, melainkan terus berinovasi mencari sumber utang baru untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kimberly-sutanto

Reporter Selebriti. Reporter selebriti dan entertainment.

Comments (0)

User