Ragam Suara Parpol soal Jokowi Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), memberikan arahan penting kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) agar turut mengawal kelangsungan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden

Jul 08, 2026 - 00:11
0 1
Ragam Suara Parpol soal Jokowi Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), memberikan arahan penting kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) agar turut mengawal kelangsungan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Bukan sekadar satu periode, Jokowi bahkan menyebut dukungan itu harus berlanjut hingga dua periode penuh. Seruan ini segera memicu ragam tanggapan dari berbagai partai politik, menambah dinamika dalam kancah perpolitikan nasional.

Menurut laporan media kami, arahan tersebut disampaikan Jokowi dalam pertemuan tertutup dengan jajaran PSI di Solo. Ketua DPP PSI, Bestari Barus, menjadi pihak yang pertama kali mengungkap pesan itu kepada publik. Ia menegaskan bahwa tidak ada keraguan ataupun isu dualisme kepemimpinan di tubuh pemerintahan mendatang.

Pesan Tegas Jokowi untuk PSI

Dalam pertemuannya dengan PSI, Jokowi disebut dengan gamblang meminta partai berlambang mawar itu untuk berdiri kokoh di belakang duet Prabowo-Gibran. Bestari Barus, yang hadir dalam pertemuan di Solo pada Kamis (18/6) pagi, mengungkapkan isi pembicaraan tersebut kepada wartawan keesokan harinya.

"Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? ada-ada aja,"

Pernyataan Bestari ini sekaligus membantah spekulasi yang berkembang di publik mengenai potensi ketegangan antara Jokowi dan Prabowo pascapelantikan. Dengan menggunakan analogi 'matahari', Jokowi ingin menegaskan bahwa pemerintahan baru akan berjalan tanpa ada dualisme kekuasaan.

Respons Beragam dari Partai Politik

Seruan Jokowi ini sontak mendapatkan reaksi dari partai-partai politik lain. Partai Gerindra, yang mengusung Prabowo sebagai presiden, menyambut positif arahan tersebut. Seorang politikus senior Gerindra menyatakan bahwa dukungan dari tokoh sekaliber Jokowi akan semakin memperkuat legitimasi pemerintahan baru. "Ini sinyal bahwa transisi kekuasaan berjalan mulus, dan kami mengapresiasi sikap kenegarawanan Pak Jokowi," ujarnya kepada media kami.

Di sisi lain, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang pernah menjadi kendaraan politik Jokowi justru menanggapi dengan lebih hati-hati. Seorang elite PDIP menyebut bahwa arahan tersebut adalah hak pribadi Jokowi sebagai warga negara dan bukan bagian dari sikap resmi partai. "Kami menghormati apa yang disampaikan Pak Jokowi, namun sebagai partai, kami punya mekanisme sendiri dalam menyikapi pemerintahan baru," katanya.

Sementara itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memilih untuk tidak memberikan komentar secara langsung. Keduanya mengaku masih fokus pada proses konsolidasi internal dan menunggu dinamika politik yang lebih jelas setelah pelantikan resmi presiden-wakil presiden mendatang.

Analisis: Mengikat Basis Pendukung

Pengamat politik dari Universitas Nasional, Dr. Andi Sutanto, menilai bahwa arahan Jokowi kepada PSI merupakan langkah strategis untuk mengikat basis pendukung loyalnya. "PSI selama ini dikenal sebagai partai yang dekat dengan Jokowi. Dengan meminta mereka mengawal Prabowo-Gibran hingga dua periode, Jokowi ingin memastikan tidak ada fragmentasi dukungan dari kelompok pro-pemerintah," jelasnya.

Andi juga melihat pernyataan 'tidak ada dua matahari' sebagai upaya Jokowi untuk menepis isu bahwa dirinya akan tetap memegang kendali di balik layar. Pesan ini penting disampaikan agar pemerintahan Prabowo periode pertama bisa berjalan dengan legitimasi penuh tanpa bayang-bayang presiden sebelumnya.

Seruan Jokowi ini sekaligus menjadi penanda bahwa ia masih memiliki pengaruh signifikan dalam menentukan arah dukungan politik, meski masa jabatannya telah berakhir. Dengan bergulirnya wacana dukungan dua periode ini, publik pun menanti langkah konkret PSI dan partai-partai lain dalam merespons peta politik baru yang tengah terbentuk.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rangga-pradana

Reporter Lifestyle. Reporter kuliner, travel, dan gaya hidup.

Comments (0)

User