Ratu Máxima Rampungkan Lawatan Perkuat Inklusi Keuangan di Indonesia
JAKARTA, Warkini.com — Ratu Máxima dari Belanda resmi menuntaskan seluruh rangkaian kunjungan kerja strategisnya ke Indonesia yang berlangsung sejak Senin
JAKARTA, Warkini.com — Ratu Máxima dari Belanda resmi menuntaskan seluruh rangkaian kunjungan kerja strategisnya ke Indonesia yang berlangsung sejak Senin (25/11/2025) hingga Kamis (28/11/2025). Dalam kapasitasnya sebagai Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Inklusi Keuangan dan Pembangunan (UNSGSA), sang Ratu membawa misi memperdalam kolaborasi di sektor keuangan inklusif yang dinilai menjadi kunci percepatan pembangunan berkelanjutan.
Hari Pertama: Pertemuan dengan Presiden Prabowo
Ratu Máxima memulai agendanya pada Senin, 25 November 2025, dengan kunjungan kehormatan ke Istana Merdeka, Jakarta. Ia diterima langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam suasana yang hangat dan penuh semangat kerja sama bilateral. Pertemuan selama lebih dari satu jam ini membahas tiga isu utama yang menjadi perhatian bersama, yakni perluasan akses keuangan bagi masyarakat prasejahtera, pemberdayaan ekonomi perempuan, serta percepatan digitalisasi layanan keuangan di daerah pelosok.
Di hadapan Presiden Prabowo, Ratu Máxima menyampaikan apresiasi atas progres Indonesia dalam mendorong kepemilikan rekening dan pemanfaatan produk keuangan formal. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan tingkat inklusi keuangan Indonesia per kuartal III 2025 telah menyentuh angka 88,7 persen, naik signifikan dari 76,1 persen pada 2019. Kendati demikian, ia menekankan adanya tantangan berupa kesenjangan akses antara wilayah perkotaan dan pedesaan yang masih lebar.
“Indonesia telah membuat kemajuan yang mengesankan, namun kita sepakat bahwa pekerjaan besar masih menanti — terutama memastikan bahwa petani, nelayan, dan pelaku UMKM di daerah terpencil dapat merasakan manfaat nyata dari sistem keuangan formal,” ujar Ratu Máxima dalam keterangan resmi yang dikutip Warkini.com, Kamis (28/11/2025).
Hari Kedua: Dialog Strategis di Bank Indonesia
Menginjak Selasa, 26 November 2025, Ratu Máxima melanjutkan agendanya dengan kunjungan ke kantor pusat Bank Indonesia (BI). Di sana, ia berdialog intensif dengan Gubernur BI Perry Warjiyo beserta jajaran komite stabilitas sistem keuangan. Fokus diskusi mengarah pada inovasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan perluasan infrastruktur pembayaran digital. Hingga akhir tahun 2025, jumlah pengguna QRIS ditargetkan menembus 55 juta merchant, mayoritas berasal dari segmen usaha mikro.
Ratu Máxima juga menyempatkan diri berbincang langsung dengan para pelaku UMKM binaan BI yang telah sukses mengintegrasikan pembayaran digital dalam operasional bisnis mereka. “Teknologi adalah jalan tol menuju inklusi, asalkan tetap dibangun di atas fondasi literasi keuangan yang kokoh,” ujar Perry Warjiyo menggemakan pesan sang tamu.
Hari Ketiga: Turun Lapangan di Yogyakarta
Perjalanan berlanjut pada Rabu, 27 November 2025, menuju Daerah Istimewa Yogyakarta. Lawatan ini tidak hanya bersifat protokoler di ibu kota, karena Ratu Máxima ingin menyaksikan langsung dampak program keuangan inklusif di tingkat akar rumput. Didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, ia mengunjungi Desa Prima di Kabupaten Sleman — sebuah program pemberdayaan ekonomi perempuan yang mengintegrasikan pelatihan kewirausahaan, akses kredit mikro, dan pendampingan manajemen usaha.
Berikut sejumlah momen kunci dari kunjungan lapangan tersebut:
- 09.30 WIB: Ratu Máxima tiba di Desa Prima dan disambut ratusan perempuan pelaku UMKM yang memperagakan produk unggulan lokal.
- 10.15 WIB: Dialog interaktif dengan lima kelompok usaha perempuan yang sukses mengakses pembiayaan dari Lembaga Keuangan Mikro (LKM) setempat — total pendanaan tersalur mencapai Rp 7,2 miliar sejak 2023.
- 11.30 WIB: Peninjauan program literasi digital dan keuangan yang telah menjangkau lebih dari 3.000 perempuan di wilayah Yogyakarta sepanjang 2024.
“Saya sangat terkesan dengan semangat para perempuan di sini. Mereka adalah bukti nyata bahwa akses keuangan memberdayakan — membuka jalan menuju kemandirian ekonomi yang sesungguhnya,” kata Ratu Máxima.
Hari Penutupan: Evaluasi dan Komitmen Ke Depan
Pada Kamis, 28 November 2025, Ratu Máxima kembali ke Jakarta untuk sesi evaluasi bersama para pemangku kepentingan sebelum bertolak kembali ke Belanda. Dalam konferensi pers penutup, ia memaparkan tiga rekomendasi utama bagi Indonesia:
- Pertama, memperkuat perlindungan konsumen di sektor fintech dan pinjaman online yang menjadi pintu masuk utama masyarakat ke layanan keuangan formal.
- Kedua, mempercepat integrasi data untuk memperluas jangkauan kredit produktif bagi sektor pertanian dan perikanan yang masih kesulitan mengakses pembiayaan perbankan.
- Ketiga, meningkatkan investasi pada program literasi keuangan yang menyasar kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas dan lansia.
Secara bilateral, kunjungan ini juga memperkuat hubungan Indonesia-Belanda di luar konteks teknis keuangan. Presiden Prabowo menyampaikan undangan kepada Raja Willem-Alexander untuk melakukan kunjungan kenegaraan pada tahun 2026 mendatang. “Kerja sama kedua negara memiliki akar sejarah yang panjang, dan kami siap menulis babak baru yang penuh optimisme,” tutup Prabowo.
Makna Strategis Lawatan Ratu Máxima
Kunjungan keempat Ratu Máxima ke Indonesia sebagai UNSGSA ini menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu laboratorium inklusi keuangan global. Dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa yang tersebar di 17.000 pulau, keberhasilan Indonesia dalam menjembatani kesenjangan akses keuangan dapat menjadi cetak biru bagi negara-negara berkembang lainnya di Asia, Afrika, dan Amerika Latin.
Data terbaru menunjukkan nilai transaksi digital banking di Indonesia telah menembus Rp 58.000 triliun sepanjang tahun 2025, mencerminkan pergeseran fundamental menuju ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan berbasis teknologi. Lawatan ini menandai babak penting dalam perjalanan tersebut.
[SOCIAL_TWEET]: Empat hari, tiga kota, dan satu misi besar: inklusi keuangan untuk semua. Kunjungan Ratu Máxima ke Indonesia selesai sudah — mulai dari Istana Merdeka hingga Desa Prima di Sleman, pesannya jelas: akses keuangan adalah kunci kemandirian. #RatuMáxima #InklusiKeuangan #UMKMNaikKelas[SOCIAL_TG]: 👑 Ratu Máxima Rampungkan Lawatan di Indonesia 🏛️ Bertemu Presiden Prabowo → Bahas akses keuangan & pemberdayaan perempuan 🏦 Dialog dengan Gubernur BI → QRIS & digitalisasi UMKM 🌾 Blusukan ke Sleman → Temui 3.000+ perempuan pelaku usaha 📊 Inklusi keuangan RI capai 88,7% — tapi PR di pelosok masih besar. Baca selengkapnya ⬇️
Comments (0)