Remaja Yatim Piatu di Palembang Dianiaya Tetangga hingga Luka

Seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun berinisial MDP menjadi korban penganiayaan oleh tetangganya sendiri di Palembang, Sumatera Selatan. Insiden yang terjadi pada Sabtu (27/6) sore itu mengakiba

Jul 06, 2026 - 13:31
0 2
Remaja Yatim Piatu di Palembang Dianiaya Tetangga hingga Luka

Seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun berinisial MDP menjadi korban penganiayaan oleh tetangganya sendiri di Palembang, Sumatera Selatan. Insiden yang terjadi pada Sabtu (27/6) sore itu mengakibatkan korban mengalami luka-luka, dan pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang. Laporan diterima aparat pada Senin (29/6/2026).

Bibi Korban Tak Terima dan Laporkan ke Polisi

Laporan polisi dibuat oleh bibi korban, Sri Maisaro (42). Ia mengaku tidak terima keponakannya yang masih di bawah umur dan berstatus yatim piatu itu dianiaya oleh orang dewasa yang tinggal tak jauh dari rumah mereka. Kepada media kami, Sri menuturkan kekecewaannya atas tindakan yang dianggap di luar batas perikemanusiaan tersebut.

"Saya tidak habis pikir, keponakan saya yang sudah tidak punya orang tua diperlakukan seperti ini oleh tetangganya sendiri. Semestinya sebagai orang dewasa dia melindungi, bukan malah melukai," ujar Sri dengan nada geram saat ditemui di sela-sela laporannya ke markas Polrestabes Palembang, kemarin.

Duduk Main Ponsel Lalu Tiba-tiba Dianiaya

Berdasarkan keterangan pelapor, peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, MDP tengah duduk santai sambil bermain ponsel bersama seorang temannya di depan rumah. Tiba-tiba pelaku, yang diduga tetangga korban, datang dan langsung melakukan aksi kekerasan. Hingga kini belum diketahui secara pasti pemicu tindakan tersebut. Namun demikian, keluarga menduga ada perselisihan sebelumnya yang mungkin menjadi alasan pelaku nekat menganiaya korban.

Korban Alami Luka Fisik dan Trauma

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami sejumlah luka di bagian tubuhnya. Selain luka fisik yang membutuhkan perawatan medis, remaja yang sudah kehilangan kedua orang tuanya itu juga dilaporkan mengalami trauma psikologis. Menurut Sri, setelah kejadian, MDP sering menyendiri dan ketakutan saat melihat orang baru. Saat ini korban masih dalam penanganan keluarga, sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut dari kepolisian.

Pihak keluarga berharap agar aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut dan menangkap pelaku yang identitasnya telah diketahui. "Kami berharap polisi menangkap pelakunya dan ia mendapat hukuman setimpal. Kami juga berharap tidak ada lagi korban lainnya," tambah Sri.

Polisi Selidiki Motif Pelaku

Pihak Polrestabes Palembang mengonfirmasi telah menerima laporan tersebut dan sedang melakukan penyelidikan. Kasat Reskrim Polrestabes Palembang melalui pesan singkat menyatakan bahwa petugas akan segera memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. "Kami sudah terima laporan dan sedang dalam pengembangan. Motif pelaku masih kami dalami, termasuk kemungkinan adanya perselisihan antartetangga," ujar pejabat kepolisian yang tidak disebutkan identitasnya itu.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih dalam pengejaran. Masyarakat sekitar diimbau untuk menjaga ketertiban dan menyerahkan penyelesaian masalah hukum sepenuhnya kepada pihak berwenang. Kejadian ini turut menjadi perhatian warga Palembang mengingat korban merupakan anak yatim piatu yang selayaknya mendapat perlindungan dari lingkungan sekitar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
jovan-pratama

Editor Sosial Media. Editor tren TikTok, Instagram, dan X.

Comments (0)

User