Ruko di Bekasi Dibongkar Usai Diduga Curi Listrik Demi Operasikan Tambang Kripto, PLN Beri Penjelasan

Warkini.com, Kabupaten Bekasi — Sebuah rumah toko (ruko) di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, terpaksa dibongkar setelah kedapatan diduga melakukan pencurian aliran listrik untuk menjalanka

Jul 08, 2026 - 04:37
0 0
Ruko di Bekasi Dibongkar Usai Diduga Curi Listrik Demi Operasikan Tambang Kripto, PLN Beri Penjelasan

Warkini.com, Kabupaten Bekasi — Sebuah rumah toko (ruko) di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, terpaksa dibongkar setelah kedapatan diduga melakukan pencurian aliran listrik untuk menjalankan aktivitas penambangan kripto, khususnya Bitcoin. Kasus ini mencuat setelah PT PLN melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tambun melaksanakan kegiatan penertiban pemakaian tenaga listrik (P2TL) di lokasi tersebut.

Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat, Darry Giovanno, menyampaikan kepada Warkini.com pada Jumat (3/7/2026) bahwa langkah penertiban ini merupakan tindak lanjut dari laporan warga maupun perangkat lingkungan di sekitar lokasi. Menurutnya, dugaan pelanggaran ini terendus saat warga dan aparat setempat tengah melaksanakan penataan bangunan di area tersebut.

"Kegiatan tersebut dilakukan atas dugaan pelanggaran pemanfaatan tenaga listrik yang berawal dari laporan warga dan perangkat lingkungan saat melakukan penataan bangunan,"

Darry menambahkan, setelah petugas di lapangan menemukan sejumlah kejanggalan pada instalasi listrik ruko tersebut, informasi segera diteruskan kepada tim yang sedang bertugas di sekitar wilayah Tambun. Menindaklanjuti laporan itu, tim P2TL langsung bergerak cepat pada Selasa (30/6) untuk melakukan pemeriksaan sesuai prosedur yang berlaku.

Meski belum diungkap secara rinci berapa besar kerugian yang dialami negara akibat dugaan pencurian listrik ini, praktik serupa belakangan memang menjadi sorotan tajam. Penambangan kripto dikenal memerlukan daya listrik dalam jumlah sangat besar untuk mengoperasikan perangkat keras yang bekerja tanpa henti. Kebutuhan energi yang fantastis inilah yang kerap mendorong oknum tidak bertanggung jawab mencari celah dengan menyambung listrik secara ilegal demi menekan biaya operasional.

Hingga kini, PLN bersama aparat setempat masih terus melakukan pendalaman terkait pemilik ruko dan berapa lama aktivitas tambang bawah tanah tersebut telah berlangsung. Pihak PLN juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan indikasi serupa di lingkungan masing-masing, mengingat praktik pencurian listrik tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berpotensi memicu bahaya korsleting dan kebakaran.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
jovan-pratama

Editor Sosial Media. Editor tren TikTok, Instagram, dan X.

Comments (0)

User