Rupang Buddha Nusantara Dibentuk dari Donasi Umat
Jakarta – Prosesi pengecoran mustaka Rupang Buddha Nusantara berlangsung khidmat di Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya, Jakarta, pada Minggu (10/3). Acara sakral ini menjadi salah satu rangkaian perin
Jakarta – Prosesi pengecoran mustaka Rupang Buddha Nusantara berlangsung khidmat di Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya, Jakarta, pada Minggu (10/3). Acara sakral ini menjadi salah satu rangkaian peringatan setengah abad Sangha Theravada Indonesia (STI) yang akan mencapai puncaknya pada akhir tahun ini.
Mustaka, atau hiasan puncak yang memahkotai rupang (patung) Buddha, diselesaikan melalui teknik pengecoran logam yang melibatkan para perajin berpengalaman. Rupang Buddha Nusantara sendiri merupakan patung Buddha berukuran monumental yang rencananya akan ditempatkan di pusat meditasi dan kebhinekaan di kawasan Jawa Barat. Proyek ini sepenuhnya dibiayai dari donasi umat Buddha yang berasal dari berbagai penjuru Tanah Air.
Simbol Persatuan Umat
Ketua Panitia Pembangunan Rupang Buddha Nusantara, Bhikkhu Atthadhiro, menjelaskan bahwa patung ini dirancang dengan perpaduan unsur seni dan budaya Nusantara. "Rupang ini tidak hanya menampilkan ikonografi Buddha, tetapi juga dihiasi ornamen khas Indonesia seperti motif batik dan ukiran kayu. Ini adalah simbol persatuan dalam keberagaman," ujarnya.
"Kami ingin Rupang Buddha Nusantara menjadi monumen spiritual yang mempersatukan umat Buddha sekaligus mencerminkan identitas budaya bangsa. Setiap bagian, dari mustaka hingga landasan, dikerjakan dengan penuh dedikasi dan doa," kata Bhikkhu Atthadhiro saat ditemui di sela prosesi.
Prosesi pengecoran mustaka dihadiri oleh puluhan bhikkhu dan umat awam. Mereka mengikuti rangkaian doa dan meditasi sebelum inti logam cair dituangkan ke dalam cetakan khusus. Logam yang digunakan berasal dari sumbangan perhiasan dan uang logam umat yang dikumpulkan selama satu tahun terakhir, menjadikan setiap detail mustaka sarat makna kebersamaan.
Setengah Abad Sangha Theravada Indonesia
Peringatan 50 tahun STI menjadi momentum penting bagi umat Buddha Theravada di Indonesia. Berdiri sejak 1975, STI terus memperkuat pembinaan spiritual, pendidikan, dan pelestarian ajaran Buddha. Pembangunan Rupang Buddha Nusantara dicanangkan sebagai hadiah ulang tahun sekaligus warisan bagi generasi mendatang.
Acara puncak setengah abad STI rencananya digelar pada bulan November mendatang, bersamaan dengan peresmian Rupang Buddha Nusantara. Panitia menargetkan patung setinggi 12 meter ini selesai sebelum akhir Oktober. Ke depan, kompleks Rupang Buddha Nusantara juga akan dilengkapi dengan pusat meditasi, perpustakaan, dan ruang pameran budaya, semua dibangun di atas lahan seluas 2 hektare yang dihibahkan oleh keluarga dermawan.
Informasi terbaru tentang perkembangan proyek ini bisa dipantau melalui laman resmi STI dan kanal media kami. Warkini.com akan terus memberitakan perkembangan Rupang Buddha Nusantara hingga peresmiannya.
Comments (0)