Sambut Hari Bhayangkara, Polri Gandeng Tokoh Agama Perkuat Sinergi-Toleransi

Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar doa bersama lintas agama sebagai wujud komitmen memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarak

Jul 08, 2026 - 05:13
0 0
Sambut Hari Bhayangkara, Polri Gandeng Tokoh Agama Perkuat Sinergi-Toleransi

Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar doa bersama lintas agama sebagai wujud komitmen memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat sekaligus mengokohkan nilai toleransi di Tanah Air. Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Auditorium Mutiara STIK/PTIK Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa (30/6/2026), dan dihadiri oleh perwakilan dari enam agama resmi yang diakui di Indonesia.

Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan dari agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Kehadiran para tokoh dan pemuka agama ini menunjukkan kuatnya dukungan lintas iman terhadap institusi Polri dalam menjalankan tugasnya melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Kolaborasi semacam ini menjadi cerminan nyata dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang selama ini dijunjung tinggi bangsa Indonesia.

Kepala Biro Pengendalian Personel (Karodalpers) SSDM Polri, Brigjen Erthel Stephan, menegaskan bahwa doa bersama ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi ikhtiar batin yang mendalam bagi seluruh personel kepolisian.

"Doa bersama ini merupakan ikhtiar batin agar Polri senantiasa mendapatkan rida Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan tugas melayani masyarakat. Ini sesuai dengan tema yang kami usung, yaitu 'Polri untuk Masyarakat'," ujar Brigjen Erthel Stephan di lokasi acara.

Tema "Polri untuk Masyarakat" menjadi penegasan bahwa transformasi internal yang dilakukan Polri bertujuan untuk semakin mendekatkan diri dengan warga. Menurut pantauan media kami, Warkini.com, kegiatan ini juga diisi dengan pembacaan doa dari masing-masing agama yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, kedamaian, serta keberhasilan Polri dalam menjalankan amanah. Momen spiritual ini diharapkan dapat memberikan energi positif bagi setiap anggota kepolisian di seluruh pelosok negeri.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 ini mengambil momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang Polri sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui kolaborasi dengan tokoh agama, Polri ingin memastikan bahwa keberagaman Indonesia tetap menjadi kekuatan, bukan pemecah belah. Sejak awal berdirinya, Polri senantiasa berupaya hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai pelindung yang humanis dan profesional.

Sinergi antara kepolisian dan pemuka agama dinilai sangat penting, terutama dalam menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks di era modern. Para pemuka agama diharapkan dapat menjadi jembatan antara Polri dan masyarakat di akar rumput, sehingga setiap program dan kebijakan kepolisian dapat diterima dengan baik dan mendapatkan dukungan penuh dari warga. Kepercayaan publik terhadap Polri akan semakin kokoh apabila hubungan dengan tokoh-tokoh agama dan masyarakat terus dipelihara.

Dengan dilaksanakannya doa bersama ini, diharapkan Polri semakin dicintai masyarakat dan mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Semangat Hari Bhayangkara yang selalu mengedepankan pelayanan prima kepada seluruh rakyat Indonesia terus dikobarkan, sejalan dengan tekad untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif dan harmonis di tengah kemajemukan negeri ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bobby-hartono

Editor Viral. Editor kurasi konten viral dan trending.

Comments (0)

User