Sindikat Hayam Wuruk Kelola 145 Situs Judi Online, Deposit Membengkak Rp 13,9 Triliun

Bareskrim Polri akhirnya membongkar sebuah sindikat judi online besar yang beroperasi dari sebuah markas di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Dari pengungkapan yang diterima oleh media kami, sindikat

Jul 07, 2026 - 23:43
0 0
Sindikat Hayam Wuruk Kelola 145 Situs Judi Online, Deposit Membengkak Rp 13,9 Triliun

Bareskrim Polri akhirnya membongkar sebuah sindikat judi online besar yang beroperasi dari sebuah markas di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Dari pengungkapan yang diterima oleh media kami, sindikat tersebut diduga mengelola sedikitnya 145 situs judi online yang saling berganti demi menghindari jerat pemblokiran.

Modus Operasi: Situs Berganti dan Server di Luar Negeri

Berdasarkan laporan yang dihimpun Warkini.com, kelompok ini tidak hanya menyamarkan lokasi fisiknya, tetapi juga menggunakan infrastruktur digital yang sulit dilacak. Mereka mengoperasikan lebih dari seratus situs judi secara rotasi. Tiap kali sebuah situs dipantau atau diblokir oleh pihak berwenang, sindikat langsung mengaktifkan situs cadangan yang sudah disiapkan.

Selain itu, seluruh server dan layanan hosting yang digunakan ditempatkan di luar negeri. Langkah ini sengaja diambil agar identitas pengelola dan lokasi pusat data sukar diungkap oleh penyelidik di dalam negeri.

“Jaringan internasional ini mengelola lebih dari 145 situs judi online secara bergantian untuk menghindari pemblokiran. Mereka menggunakan server dan hosting yang berada di luar negeri,” ujar Wakabareskrim Polri, Irjen Nunung Syaifudin, dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026).

Nilai Deposit Capai Angka Fantastis

Tak hanya jumlah situs yang mengejutkan, nilai transaksi yang berhasil dihimpun oleh sindikat ini pun mencengangkan. Irjen Nunung Syaifudin menjelaskan bahwa total deposit yang tercatat dari seluruh situs yang dikelola kelompok ini mencapai Rp 13,9 triliun.

Angka tersebut menunjukkan betapa masifnya perputaran uang dalam bisnis ilegal ini. Deposit sebesar itu dihimpun dari pemain yang tersebar di berbagai wilayah, menunjukkan bahwa jaringan ini sudah berakar kuat dan memiliki daya jangkau yang sangat luas.

Pendalaman Lintas Lembaga

Kendati nominal fantastis itu sudah terungkap, Bareskrim belum menutup buku. Wakabareskrim menegaskan bahwa pihaknya masih terus mendalami aliran dana tersebut dengan menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tim gabungan kini tengah menelusuri kemungkinan adanya penyamaran transaksi, pencucian uang, hingga keterkaitan dengan pihak lain di luar jaringan yang sudah terendus. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada celah yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku untuk mengamankan aset hasil kejahatan mereka.

Pengungkapan besar ini menjadi sinyal kuat bahwa perang melawan judi online terus diintensifkan. Bareskrim Polri, melalui keterangan resmi yang dikutip Warkini.com, berjanji akan terus menyisir jaringan serupa yang bersembunyi di balik modus server luar negeri. Masyarakat pun diimbau untuk melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan perjudian daring.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
jovan-pratama

Editor Sosial Media. Editor tren TikTok, Instagram, dan X.

Comments (0)

User