warkini.
Viral

SURABAYA — Ribuan Buruh Suarakan 23 Tuntutan di Kantor Gubernur Jawa Timur

Lautan manusia beratribut serikat pekerja memadati kawasan Jalan Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025, K

SURABAYA — Ribuan Buruh Suarakan 23 Tuntutan di Kantor Gubernur Jawa Timur

Lautan manusia beratribut serikat pekerja memadati kawasan Jalan Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025, Kamis (1/5/2025). Sejak pagi, ribuan buruh yang datang dari kawasan industri ring satu Jawa Timur tumpah ruah di depan Kantor Gubernur Jawa Timur untuk menyuarakan aspirasi kesejahteraan dan penegakan hak-hak ketenagakerjaan.

Aksi unjuk rasa tahunan ini berlangsung dinamis dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Berbagai elemen serikat pekerja membawa sedikitnya 23 tuntutan krusial yang dinilai mendesak untuk segera direspons oleh pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

08.30 WIB: Konvoi Buruh Mulai Masuki Pusat Kota Surabaya

Gelombang massa aksi mulai bergerak secara beriringan dari sejumlah titik kumpul utama di daerah penyangga. Konvoi kendaraan roda dua dan puluhan bus buruh terpantau mengular saat memasuki jalan protokol Kota Pahlawan.

  1. Rombongan Ring Satu: Massa buruh asal Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, dan Mojokerto memusatkan titik keberangkatan dari kawasan industri masing-masing sejak pukul 07.00 WIB.
  2. Pusat Transit: Bundaran Waru dan Kebun Binatang Surabaya (KBS) menjadi titik temu ribuan buruh sebelum bergerak bersama menuju Jalan Pahlawan.
  3. Kedatangan di Lokasi: Tepat pukul 09.30 WIB, barisan mobil komando tiba di depan gerbang Kantor Gubernur Jawa Timur disertai nyanyian lagu perjuangan buruh.

11.00 WIB: Orasi Menggema dan Pemaparan 23 Poin Tuntutan

Begitu tiba di titik aksi, para perwakilan serikat pekerja langsung menaiki mobil komando untuk menyampaikan orasi secara bergantian. Suasana Jalan Pahlawan mendadak riuh oleh bentangan spanduk raksasa, poster kritik, serta kibaran bendera federasi buruh.

"Kami tidak sekadar turun ke jalan untuk merayakan seremoni. Ada 23 tuntutan nyata yang menyangkut nasib jutaan pekerja di Jawa Timur, mulai dari penolakan upah murah hingga penghapusan sistem kerja alih daya yang merugikan masa depan buruh," tegas salah satu koordinator aksi di atas mobil komando.

Adapun poin-poin utama dari 23 tuntutan yang diusung dalam May Day kali ini mencakup beberapa sektor penting, antara lain:

  • Revisi Regulasi Ketenagakerjaan: Evaluasi menyeluruh terhadap aturan turunan Undang-Undang Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan.
  • Kenaikan Upah Layak: Peninjauan formula Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) agar sebanding dengan laju inflasi dan biaya hidup riil.
  • Penghapusan Outsourcing: Pembatasan ketat sistem kerja kontrak berkepanjangan dan perlindungan status kerja tetap.
  • Jaminan Sosial dan Kesehatan: Peningkatan layanan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan tanpa diskriminasi fasilitas medis.
  • Perlindungan Buruh Perempuan: Penegakan hak cuti melahirkan, ruang laktasi di pabrik, serta pencegahan pelecehan di tempat kerja.

14.00 WIB: Perwakilan Buruh Serahkan Lembar Petisi

Memasuki siang menjelang sore hari, delegasi pimpinan buruh diterima masuk ke dalam gedung Kantor Gubernur Jawa Timur untuk menyerahkan dokumen resmi tuntutan kepada jajaran pejabat dinas terkait. Pertemuan tertutup tersebut berlangsung sekitar satu jam guna memaparkan urgensi penyelesaian konflik industrial di Jawa Timur.

Setelah menyerahkan berkas petisi, massa aksi berangsur-angsur membubarkan diri dengan tertib seraya menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal tindak lanjut dari 23 poin tuntutan tersebut hingga ada kebijakan konkret dari pemerintah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS wendy-anwar

Reporter Travel. Menjelajah destinasi Indonesia dan tips wisata.

Comments (0)

User