Swiss Jadi Penghalang Baru Argentina, Mampukah Lionel Messi Melanjutkan Magisnya?

Warkini.com - Setelah melewati laga absurd nan penuh plot twist melawan Mesir, Argentina kini dihadapkan pada ujian selanjutnya: Swiss. Iya, tim yang seri

Jul 08, 2026 - 07:10
0 1
Swiss Jadi Penghalang Baru Argentina, Mampukah Lionel Messi Melanjutkan Magisnya?
Warkini.com - Setelah melewati laga absurd nan penuh plot twist melawan Mesir, Argentina kini dihadapkan pada ujian selanjutnya: Swiss. Iya, tim yang sering dianggap “underrated tapi nyebelin” ini sukses menjadi plot twist baru di Piala Dunia 2026. Mereka bukan sekadar tim dengan cokelat enak atau jam tangan presisi—di lapangan, Swiss adalah mesin pressing yang bikin lawan senewen. Kini pertanyaan besarnya: mampukah Lionel Messi melanjutkan magisnya, atau justru Swiss yang akan menutup buku dongeng La Pulga selamanya?

Kita semua ingat momen melawan Mesir: Argentina sempat tertinggal, lalu Messi mengeluarkan jurus “Ankara Messi” versi 2026, lengkap dengan dribel kilat yang bikin bek Mesir copot sendi. Akhirnya menang tipis, tapi semua sepakat: Messi masih punya aura protagonis anime. Tapi Swiss bukan Mesir. Swiss itu kayak karakter anti-hero di film—diem, tapi calculated. Mereka nggak banyak tingkah, tapi begitu lengah, langsung nusuk. Spoiler: mereka nggak akan kasih ruang kayak defense Mesir yang kadang suka ambyar.

Mantra “Swiss Wall” dan Cara Membongkarnya

Pertahanan Swiss itu ibarat puzzle yang bikin rage quit. Di bawah asuhan pelatih anyar mereka yang sudah menyuntikkan DNA taktik hybrid—setengah Jerman, setengah Italia—lini belakang La Nati jadi solid abis. Dan jangan lupa Granit Xhaka, kapten yang makin matang, sekarang sudah jadi gelandang box-to-box versi premium plus-plus. Dia tahu cara nge-mess up ritme lawan.

Tapi balik lagi, ini panggung Piala Dunia, dan di sinilah dongeng-dongeng sepak bola ditulis. Messi tinggal selangkah lagi menuju semifinal. Kalau kita tarik garis ke Piala Dunia 2014, Argentina juga ketemu Swiss di babak 16 besar. Waktu itu, Messi nggak cetak gol, tapi assist-nya ke Angel Di Maria di menit 118 jadi momen “hampir nangis” sedunia. Sekarang, Di Maria sudah pensiun dari timnas, jadi beban assist bisa jatuh ke pemain muda kayak Garnacho atau Alvarez. The plot thickens.

Messi dan Magis yang Tak Lekang Oleh Waktu

Bicara soal “magis”, kita bukan sekadar ngomongin skill individu Messi yang masih bisa bikin defender lawan sliding ke dimensi lain. Magis di sini adalah efek psikologis dia ke seluruh tim. Saat Messi sentuh bola, stadion hening, pemain Argentina naik semangat, sementara pemain Swiss tiba-tiba nge-freeze kayak video buffer. Messi di usia 39 masih punya gravitasi itu.

Cuma, Swiss bukan tim yang gampang kena gimmick. Mereka tuh literal kayak “I’m not here to make friends” reality show. Bek mereka, Schär dan Akanji, udah biasa ngerasain pressure Liga Champions. Jadi, Messi harus mengeluarkan mode “GOAT in crisis”—yaitu main tanpa beban dan memaksa chaos yang cuma dia bisa ciptakan.

Bukan Cuma Messi vs Swiss, Ini Ujian Mentalitas Juara

Ini juga ujian buat generasi baru Argentina. Tanpa Di Maria, Otamendi, dan beberapa pilar 2022, Argentina sekarang lebih kolektif, tapi juga lebih rapuh. Makanya, pertandingan nanti nggak cuma soal “Messi lanjut atau nggak”, tapi apakah Argentina bisa membuktikan mereka lebih dari sekadar one-man show? Swiss pasti akan main low block, mengandalkan counter cepat lewat Amdouni atau Okafor.

“Kami menghormati Messi, tapi kami tidak takut. Kami datang untuk menulis sejarah sendiri,” ujar Xhaka dalam konferensi pers (8/7).
Respek? Iya. Takut? Nggak. Ini mental baja yang justru harus diwaspadai Argentina.

Prediksi dan Polling: Lo Tim Mana?

Jadi gengs, menurut kalian gimana nih? Apakah Messi akan kembali mengulang magis seperti keajaiban-keajaiban sebelumnya, ataukah Swiss bakal jadi villain arc pamungkas di Piala Dunia ini? Kita semua tahu sepak bola bisa kejam, tapi juga bisa jadi tempat dongeng terindah.

Sambil nunggu kick-off, yuk absen dulu. Komen di bawah: Mampukah Messi menerobos tembok Swiss dan melanjutkan magisnya? Vote: 🔥 “Messi Juara Lagi” atau 🧊 “Swiss Bikin Kejutan”.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User