Taufik Hidayat Tenggak Miras Tiap Hari lalu Cekcok Berujung Aniaya Pacar

Jakarta - Tersangka Taufik Hidayat mengungkapkan bahwa konsumsi minuman keras yang rutin serta pertengkaran berulang dengan sang kekasih, YTR (29), menjadi pemicu utama aksi penyekapan dan penganiaya

Jul 07, 2026 - 23:57
0 0
Taufik Hidayat Tenggak Miras Tiap Hari lalu Cekcok Berujung Aniaya Pacar

Jakarta - Tersangka Taufik Hidayat mengungkapkan bahwa konsumsi minuman keras yang rutin serta pertengkaran berulang dengan sang kekasih, YTR (29), menjadi pemicu utama aksi penyekapan dan penganiayaan yang dilakukannya. Fakta ini terungkap setelah tim dari Polda Jawa Barat berhasil menangkap Taufik di tempat persembunyiannya di kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut mengakhiri pelarian tersangka yang sempat menjadi buruan.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Warkini.com, Rabu (24/6/2026), Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan menyampaikan bahwa tersangka mengakui seluruh perbuatannya dilakukan saat berada di bawah pengaruh alkohol. Taufik, dalam pemeriksaannya, tak membantah bahwa ia dan korban kerap terlibat percekcokan mulut sebelum berujung pada kekerasan fisik yang mengerikan.

Menyesal dan Akui di Bawah Pengaruh Alkohol

Irjen Rudi Setiawan menjelaskan bahwa dari hasil interogasi, Taufik menunjukkan sikap menyesali perbuatannya. Namun, fakta bahwa ia mengonsumsi alkohol setiap hari menjadi sorotan utama. Polisi mendalami lebih jauh apakah kebiasaan mabuk ini sudah berlangsung lama dan menjadi pola dalam hubungannya dengan korban.

“Semua yang dia lakukan dia mengakui, dan dia tadi sempat menyatakan bahwa dia juga menyesal, karena ini dilakukan di bawah kesadarannya akibat konsumsi alkohol tadi itu. Setiap hari ini konsumsi alkohol, selalu berdebat dan bercekcok dengan kekasihnya, dan terjadilah penganiayaan seperti itu,” ujar Rudi di Mapolda Jabar.

Keterangan tersebut memperkuat dugaan bahwa tersangka tidak mampu mengendalikan emosi saat mabuk. Pertengkaran yang berulang akhirnya memuncak menjadi tindakan penyekapan dan penganiayaan yang kini menjeratnya. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya kekerasan yang sudah terjadi sebelumnya, mengingat korban sempat tidak melapor karena tekanan psikologis.

Saat ini Taufik mendekam di sel tahanan Polda Jabar. Ia dijerat dengan pasal berlapis terkait penganiayaan dan penyekapan, dengan ancaman hukuman penjara yang cukup berat. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan tindak kekerasan dalam rumah tangga atau relasi personal, sebelum berubah menjadi peristiwa yang lebih tragis. Penanganan kasus ini diharapkan menjadi pembelajaran tentang bahaya konsumsi minuman keras yang tidak terkendali dan pentingnya penyelesaian konflik tanpa kekerasan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sasha-gunawan

Editor Hiburan. Editor film, musik, dan budaya pop.

Comments (0)

User