Wanita Tunagrahita di Jombang Dibunuh Kakak karena Masalah Bumbu Pecel

Kasus pembunuhan terhadap Choiriyah (47), seorang perempuan penyandang tunagrahita asal Jombang, akhirnya menemui titik terang. Tim penyidik Satreskrim Polres Jombang mengungkap, kematian tragis ters

Jul 06, 2026 - 13:14
0 0
Wanita Tunagrahita di Jombang Dibunuh Kakak karena Masalah Bumbu Pecel

Kasus pembunuhan terhadap Choiriyah (47), seorang perempuan penyandang tunagrahita asal Jombang, akhirnya menemui titik terang. Tim penyidik Satreskrim Polres Jombang mengungkap, kematian tragis tersebut dilakukan oleh kakak kandung korban sendiri, Suparni (61). Ironisnya, aksi keji ini dipicu oleh perselisihan yang sangat sepele, yaitu perihal bumbu pecel yang dihabiskan oleh korban. Warkini.com merangkum kronologi lengkap peristiwa memilukan yang berlangsung di lingkungan kos mereka di Dusun Jogoroto, Desa/Kecamatan Jogoroto, dari pertengkaran dapur, kekerasan berkepanjangan, hingga skenario palsu yang dirancang pelaku.

Pertengkaran Dapur dan Aksi Brutal Berjam-jam

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi yang diterima oleh media kami, perselisihan bermula saat Suparni mendapati adiknya telah menghabiskan bumbu pecel yang disimpan di dapur. Pelaku yang sudah lama menahan emosi karena kondisi adiknya yang sulit berkomunikasi, langsung terpancing amarah. Pertengkaran mulut terjadi dan dengan cepat meningkat menjadi aksi fisik. Suparni yang berbadan lebih besar, dilaporkan menyerang korban secara berulang-ulang menggunakan tangan kosong. Penganiayaan ini berlangsung selama beberapa jam dan menyebabkan Choiriyah tak sadarkan diri dengan luka serius di bagian kepala serta lebam di sekujur tubuh. Korban yang tak mampu melawan karena keterbatasan mentalnya hanya bisa pasrah menjadi bulan-bulanan kemarahan kakaknya sendiri.

Upaya Sistematis Menciptakan Alibi Palsu

Begitu menyadari adiknya sudah tidak bernyawa, Suparni tidak segera melapor ke pihak berwajib. Sebaliknya, ia berusaha menutupi perbuatannya dengan cara yang terencana. Ia menyeret tubuh korban dari ruang tengah menuju kamar mandi, lalu memosisikannya seolah-olah Choiriyah terpeleset dan kepalanya terbentur lantai. Penyelidikan polisi mulai bergerak setelah mendapat laporan dari warga setempat yang mencurigai kematian korban tidak wajar. Polisi menemukan banyak kejanggalan, seperti posisi korban yang tidak sesuai dengan narasi kecelakaan, serta luka-luka serius yang tidak mungkin disebabkan oleh sekadar terpeleset.

“Motif pembunuhan ini sangat sepele, dipicu karena korban menghabiskan bumbu pecel. Pelaku sudah kami jerat dengan pasal pembunuhan berencana dan diancam hukuman seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara,” tegas seorang penyidik dalam keterangan yang dikutip oleh tim Warkini.com.

Kasus ini sekaligus menjadi pukulan telak bagi keluarga yang seharusnya saling melindungi, terutama terhadap anggota keluarga yang berkebutuhan khusus. Kini Suparni mendekam di sel tahanan Polres Jombang dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Sementara jenazah Choiriyah telah disemayamkan secara layak oleh pihak keluarga lain setelah sebelumnya diautopsi untuk kepentingan penyelidikan. Tim kami akan terus memantau perkembangan proses hukum kasus ini dan menyampaikan informasi terbaru kepada pembaca setia Warkini.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kimberly-sutanto

Reporter Selebriti. Reporter selebriti dan entertainment.

Comments (0)

User