Warkini.com – Siapa sih yang nggak penasaran sama pengeluaran para pesohor tiap
Dari Catwalk ke Animal Shelter: Misi Mulia yang Bikin Dompet Tipis Dalam sebuah bincang-bincang santai, Manohara ngaku kalau monthly spending-nya paling ge
Dari Catwalk ke Animal Shelter: Misi Mulia yang Bikin Dompet Tipis
Dalam sebuah bincang-bincang santai, Manohara ngaku kalau monthly spending-nya paling gede itu bukan buat skincare seharga motor atau sepatu limited edition—melainkan buat pakan dan perawatan hewan-hewan yang dia selamatkan. Buat generasi healing lewat fur babies, ini sih relatable banget. Tapi buat yang belum tau, Manohara emang selama ini dikenal sebagai animal lover garis keras yang sering turun langsung nolongin hewan terlantar, terutama kucing dan anjing.
"Jujur aja, pengeluaran terbesarku tiap bulan ya itu—makanan hewan. Kadang mikir, ini anak kosan aja makannya nggak seenak makanan anjingku," ujar Manohara sambil ketawa. Can relate?
Kenapa Biaya Makan Hewan Bisa Jadi 'Beban' yang Menyenangkan?
Buat yang nggak pernah punya banyak hewan peliharaan, mungkin bakal ngerasa "hah, segitunya?" Tapi coba kita hitung kasar ala girl math: kalau kamu punya 10+ anjing dan kucing yang diselamatkan (yang jumlahnya bisa naik terus karena susah nolak stray animal yang minta tolong), biaya makanannya bisa lebih gede dari subscription Netflix, Spotify, plus jajan kopi kekinian sebulan kamu, gaes! Belum lagi biaya vet, vaksin, sterilisasi, dan vitamin. Duit bisa dicari, tapi panggilan hati buat nolongin makhluk hidup? Priceless.
"Jujur aja, pengeluaran terbesarku tiap bulan ya itu—makanan hewan. Kadang mikir, ini anak kosan aja makannya nggak seenak makanan anjingku." — Manohara Odelia Pinot
Reaction Netizen: Antara Kudos dan 'Waduh, Habis Berapa Tuh?'
Begitu cerita ini muncul di timeline, reaksi warganet langsung rame banget. Banyak yang kasih standing applause virtual buat dedikasi Manohara. "Queen behavior," tulis salah satu netizen di kolom komentar. Tapi nggak sedikit juga yang auto ngitung pengeluaran sambil geleng-geleng kepala. Ada yang bercanda, "Anjingnya aja makannya lebih bergizi dari gue," plus nambahin emoji nangis. Sob, kita semua pernah di posisi itu, kan?
Fenomena fur parent seperti ini sebenarnya lagi happening banget di kalangan Gen Z dan milenial. Data dari berbagai komunitas pecinta hewan menunjukkan peningkatan adopsi hewan terlantar yang signifikan pasca pandemi. Hewan peliharaan bukan lagi sekadar 'penjaga rumah', tapi udah naik pangkat jadi emotional support, partner healing, bahkan co-worker pas WFH.
Inspirasi atau Cuma FOMO Sesaat?
Yang jadi pertanyaan besar: apakah kita tergoda buat ikutan jadi pahlawan bagi hewan terlantar, atau malah sadar diri karena budget masih pas-pasan buat diri sendiri? 😅 Jangan sampe karena FOMO pengen jadi animal rescuer, ujung-ujungnya malah abandon lagi karena nggak sanggup biayanya. Kunci utamanya tetap satu: tanggung jawab finansial dan komitmen jangka panjang.
Cerita Manohara ini jadi reminder kalau wealth nggak selalu diukur dari barang branded yang dipamerin di Instagram. Kadang, kekayaan itu bisa dilihat dari seberapa banyak hati yang kamu bahagiakan—termasuk yang punya ekor dan berkaki empat. Slay or nay?
Jadi, gimana menurut kalian? Apakah kalian juga relate yang pengeluarannya abis buat fur babies, atau masih setia nabung buat konser Taylor Swift? Drop your thoughts di kolom komentar, yuk! Kita bikin polling dadakan: Apakah kamu rela ngeluarin jutaan rupiah sebulan demi hewan peliharaan kayak Manohara? Vote sekarang! 👇
Comments (0)