Akses Stasiun JIS ke Stadion Kini Cuma 5 Menit Jalan Kaki, Ini Rutenya
Warkini.com, Jakarta – Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) resmi melayani publik setelah peresmian yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada hari Senin (22/6/2026). Kehadi
Warkini.com, Jakarta – Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) resmi melayani publik setelah peresmian yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada hari Senin (22/6/2026). Kehadiran stasiun ini langsung menyita perhatian karena menawarkan konektivitas yang sangat singkat menuju stadion kebanggaan warga ibu kota tersebut.
Berdasarkan laporan di lapangan pada Selasa (23/6/2026), waktu tempuh dari area peron stasiun menuju pintu stadion ternyata tidak sampai lima menit jika pejalan kaki memilih rute yang tepat. Jarak yang begitu dekat ini diyakini akan menjadi solusi bagi para pendukung klub sepak bola maupun penonton konser yang selama ini kerap mengeluhkan kemacetan di sekitar kawasan Ancol dan Tanjung Priok.
Tiga Pintu Akses Strategis
Untuk memecah konsentrasi massa dan memperlancar arus keluar-masuk penumpang, pihak pengelola telah menyediakan tiga akses jalan masuk menuju Stasiun JIS. Pintu pertama yang paling mudah terlihat berada tepat di sisi Jalan RE Martadinata. Pintu ini didesain cukup lebar sehingga muat untuk dua orang dewasa berpapasan dengan nyaman. Tepat di samping pintu masuk tersebut, calon penumpang dapat menemukan loket tiket KRL yang sudah beroperasi penuh, memudahkan transaksi bagi mereka yang tidak menggunakan uang elektronik.
Setelah melewati pemeriksaan tiket di pintu sisi Jalan RE Martadinata, area stasiun langsung terhubung dengan sebuah tangga besar. Ini bukan sekadar tangga biasa, melainkan akses vital yang bercabang dua. Ke arah timur, tangga ini akan mengarahkan pejalan kaki langsung ke area Carnaval Ancol yang ikonik, sementara ke arah barat, rute ini membawa pengguna menuju Jalan RE Martadinata yang merupakan arteri utama kawasan pesisir Jakarta Utara. Yang paling krusial, tangga ini juga menjadi jalur langsung menuju halaman depan Stadion JIS yang megah itu.
Dua akses lainnya terletak di sisi utara dan selatan kawasan stasiun, yang masing-masing terhubung dengan area parkir terintegrasi dan drop zone untuk kendaraan roda empat. Sistem buka tutup di setiap akses ini akan disesuaikan dengan intensitas acara. Pada jam-jam padat menjelang pertandingan besar, seluruh pintu akan dibuka secara maksimal guna menghindari penumpukan orang. Pantauan media kami menunjukkan bahwa meskipun baru beroperasi sehari, signage atau penunjuk arah di dalam stasiun sudah terpasang cukup jelas, membimbing penumpang agar tidak salah memilih pintu keluar yang justru bisa menjauhkan mereka dari stadion.
Konektivitas Tanpa Hambatan
Dengan beroperasinya stasiun ini, akses menuju JIS kini benar-benar terintegrasi dengan moda transportasi massal. Waktu tempuh ‘nggak sampai lima menit’ yang diklaim oleh pengelola terbukti nyata di lapangan. Dari bibir peron, penumpang hanya perlu berjalan lurus melewati gerbang tiket, menuruni tangga, dan langsung disambut oleh bayangan tribun raksasa JIS. Tidak ada lagi cerita harus berjalan kaki lebih dari satu kilometer atau harus menerobos panasnya matahari di sepanjang jalan raya.
Jalur yang teduh dan relatif tertutup ini diharapkan mampu mendongkrak minat masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke KRL. Apalagi, akses ini juga ramah bagi pejalan kaki berkebutuhan khusus karena di beberapa titik telah dilengkapi ramp atau jalur landai. Kendati demikian, manajemen KRL Commuter Line mengimbau agar para penumpang tetap menjaga ketertiban dan tidak berlari-lari di area tangga meskipun terburu-buru mengejar kick-off. Langkah kecil sepanjang lima menit ini kini menjadi bukti nyata modernisasi infrastruktur olahraga dan transportasi di Jakarta.
Comments (0)