warkini.
Travel

Basarnas Kerahkan 13 Kapal Cari Lima Jurnalis Hilang di Krakatau

Upaya pencarian terhadap rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau terus berlanjut. Memasuki ha

Basarnas Kerahkan 13 Kapal Cari Lima Jurnalis Hilang di Krakatau

Upaya pencarian terhadap rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau terus berlanjut. Memasuki hari keempat operasi SAR, tim gabungan memperluas radius penyisiran demi menemukan titik terang keberadaan para pewarta tersebut.

Kabar hilangnya lima jurnalis ini menyita perhatian publik luas sejak awal pekan lalu. Medan perairan Selat Sunda yang dinamis serta aktivitas erupsi yang fluktuatif menjadi tantangan besar bagi tim penyelamat di lapangan.

Kronologi Peristiwa dan Titik Hilang Kontak

Berdasarkan laporan awal yang dihimpun tim SAR, rombongan jurnalis berangkat menuju kawasan perairan sekitar Gunung Anak Krakatau untuk memantau peningkatan status erupsi. Berikut linimasa kejadian hingga operasi SAR resmi dibuka:

  1. Hari Pertama (Keberangkatan): Rombongan jurnalis bertolak dari dermaga lokal di pesisir Banten menuju perairan dekat gugusan Krakatau menggunakan kapal sewaan berkapasitas sedang.
  2. Hari Kedua (Hilang Kontak): Komunikasi radio dan sinyal telepon seluler terputus total saat erupsi susulan terjadi dengan lontaran abu vulkanik pekat.
  3. Hari Ketiga (Laporan Resmi & Penyisiran Awal): Pihak keluarga dan kantor media melaporkan hilangnya kontak ke Basarnas Banten, yang langsung mengerahkan tim penyelamat awal.
  4. Hari Keempat (Perluasan Sektor SAR): Tim SAR gabungan mengerahkan belasan armada laut dan membagi area pencarian ke dalam empat sektor strategis.

Strategi Hari Keempat: Pembagian Empat Sektor Pencarian

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, menegaskan bahwa pencarian kini difokuskan pada perairan terbuka di sekitar Kabupaten Pandeglang hingga perbatasan Lampung. Sebanyak 13 unit kapal penyelamat dikerahkan untuk menyisir area yang telah dipetakan.

"Kami tidak menurunkan tempo pencarian. Di hari keempat ini, operasi diperluas menjadi empat sektor pencarian dengan mengerahkan 13 kapal gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polairud, serta bantuan nelayan setempat," ujar Al Amrad dalam keterangannya di Pandeglang.

Adapun pembagian sektor operasi pencarian meliputi langkah-langkah berikut:

  • Sektor I: Area inti perairan sekitar Gunung Anak Krakatau dengan radius aman dari semburan material vulkanik.
  • Sektor II: Jalur perlintasan penyeberangan dan pesisir selatan Pulau Rakata.
  • Sektor III: Perairan bagian timur menghadap pesisir Carita dan Labuan, Pandeglang.
  • Sektor IV: Wilayah barat mengarah ke Teluk Lampung guna mengantisipasi pergerakan kapal terbawa arus laut kencang.

Tantangan Cuaca dan Harapan Keluarga

Selain ancaman erupsi, kendala cuaca berupa gelombang tinggi dan arah angin yang berubah cepat menjadi faktor yang diperhitungkan secara matang. Tim penyelamat terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) demi menjaga keselamatan personel SAR.

Keluarga korban dan rekan-rekan jurnalis di berbagai daerah terus menggelar doa bersama, berharap seluruh rombongan dapat ditemukan dalam kondisi selamat secepatnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sasha-gunawan

Reporter Fashion & Beauty. Meliput tren mode, kecantikan, dan industri kreatif.

Comments (0)

User