warkini.
Travel

BNPB Catat 38.310 Hektare Lahan Terbakar di Kalimantan Barat

JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 2.774 titik panas atau hotspot terpantau di wilayah Kalimantan Barat berdasarkan d

BNPB Catat 38.310 Hektare Lahan Terbakar di Kalimantan Barat

JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 2.774 titik panas atau hotspot terpantau di wilayah Kalimantan Barat berdasarkan data satelit. Dari pantauan tersebut, luas lahan yang terbakar mencapai 38.310 hektare, tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Data ini dirangkum BNPB dari pemantauan satelit dengan tingkat kepercayaan tinggi hingga rendah. Angka tersebut menunjukkan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan penanganan bersama dari pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

Sebaran Titik Panas dan Kondisi di Lapangan

Berdasarkan pantauan satelit, titik panas di Kalimantan Barat terdeteksi di berbagai wilayah, baik di kawasan hutan, lahan gambut, maupun area perkebunan. Tingkat kepercayaan data bervariasi, mulai dari rendah, sedang, hingga tinggi. Titik dengan tingkat kepercayaan tinggi umumnya menjadi prioritas pengecekan petugas di lapangan.

Kebakaran lahan di Kalimantan Barat kerap terjadi pada musim kemarau. Kondisi cuaca yang panas dan kering membuat lahan gambut mudah terbakar, terlebih jika dipicu oleh aktivitas pembakaran lahan untuk membuka area perkebunan maupun pertanian. Api yang kecil sekalipun bisa dengan cepat meluas menjadi kebakaran besar ketika angin bertiup kencang.

"BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, serta pemerintah daerah untuk memadamkan api dan mencegah meluasnya kebakaran. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan dalam kondisi apa pun," ujar pejabat BNPB dalam keterangan resminya.

Upaya Penanganan dan Pencegahan Karhutla

Sejumlah langkah telah dilakukan untuk menangani karhutla di Kalimantan Barat, antara lain:

  • Pemadaman darat oleh tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan Manggala Agni di lokasi-lokasi yang terpantau titik api.
  • Pemadaman udara menggunakan helikopter water bombing di area yang sulit dijangkau tim darat.
  • Modifikasi cuaca melalui teknologi hujan buatan bila kondisi awan memungkinkan.
  • Patroli dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
  • Penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pencegahan menjadi kunci utama dalam menekan angka kebakaran. Pemerintah daerah bersama TNI dan Polri gencar melakukan patroli terpadu, terutama di daerah rawan karhutla. Masyarakat juga didorong untuk segera melaporkan jika melihat asap atau titik api di sekitar permukiman maupun lahan pertanian.

Dampak Karhutla bagi Lingkungan dan Kesehatan

Kebakaran lahan yang meluas membawa dampak serius, mulai dari rusaknya ekosistem, hilangnya habitat satwa, hingga terganggunya kualitas udara. Asap karhutla juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia yang rentan terkena infeksi saluran pernapasan.

Selain itu, karhutla dapat menurunkan kualitas udara hingga level tidak sehat serta mengganggu aktivitas penerbangan di sejumlah bandara. Karena itu, penanganan yang cepat dan menyeluruh menjadi sangat penting agar dampak yang ditimbulkan tidak semakin meluas ke wilayah lain.

"Kami meminta seluruh pihak untuk waspada. Karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi semua elemen masyarakat harus berperan aktif dalam pencegahan," tegas pihak BNPB.

Imbauan BNPB kepada Masyarakat

BNPB mengimbau masyarakat Kalimantan Barat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membakar sampah atau lahan saat musim kemarau. Jika menemukan titik api, masyarakat diminta segera melapor ke BPBD setempat atau nomor darurat agar dapat ditangani sejak dini sebelum api meluas.

Pemerintah pusat melalui BNPB memastikan dukungan penuh diberikan kepada pemerintah daerah dalam upaya pengendalian karhutla, baik dari sisi personel, peralatan, maupun pendanaan. Koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk memastikan penanganan berjalan efektif hingga musim kemarau berakhir. Kesadaran masyarakat untuk tidak membakar lahan menjadi benteng terakhir yang paling efektif dalam mencegah bencana asap tahun ini.

[SOCIAL_TWEET]: BNPB mencatat 38.310 hektare lahan di Kalimantan Barat terbakar dengan 2.774 titik panas. Waspada karhutla! Jangan bakar lahan. 🔥🌳 #Karhutla #KalimantanBarat #BNPB[SOCIAL_TG]: 🔥 ALERT — BNPB mencatat 38.310 hektare lahan di Kalimantan Barat terbakar dan 2.774 titik panas terpantau satelit. Pemadaman darat-udara dikerahkan, modifikasi cuaca disiapkan. Imbauan: jangan membakar lahan, laporkan titik api ke BPBD setempat. Cegah karhutla sebelum asap meluas!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS wendy-anwar

Reporter Travel. Menjelajah destinasi Indonesia dan tips wisata.

Comments (0)

User