BULOG Pastikan Kualitas Beras Aman & Terjaga hingga Penjuru Timur RI
Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan peninjauan langsung terhadap stok dan kualitas beras di Kompleks Pergudangan BULOG Argapura, Jayapura, Papua. D
Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan peninjauan langsung terhadap stok dan kualitas beras di Kompleks Pergudangan BULOG Argapura, Jayapura, Papua. Dalam kunjungan itu ia menegaskan bahwa seluruh beras yang didistribusikan kepada masyarakat, hingga ke pelosok paling timur Indonesia, dijamin aman, sehat, dan memenuhi standar mutu yang ketat.
Rangkaian pengendalian mutu yang diperiksa mencakup pemeriksaan kondisi fisik beras, pengujian kadar air, penimbangan ulang, dan pengujian persentase butir patah menggunakan peralatan laboratorium. Semua prosedur tersebut merupakan bagian dari sistem pengawasan mutu terpadu yang diterapkan BULOG untuk memastikan setiap butir beras yang disalurkan dalam kondisi terbaik.
“Kami ingin memastikan tidak ada celah dalam rantai distribusi, terutama di wilayah timur Indonesia. Setiap beras yang tiba di tangan masyarakat harus dalam keadaan prima, telah melalui uji laboratorium, dan bebas dari kontaminasi,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani saat meninjau gudang, seperti dilaporkan media kami.
Ia menambahkan bahwa standar operasional prosedur pengawasan mutu berlangsung sejak tahap pengadaan, penyimpanan di gudang, hingga pengiriman. Parameter seperti persentase butir patah, tingkat kadar air, serta kebersihan beras dipantau secara berkala. Untuk kawasan timur yang memiliki tantangan geografis, BULOG menerapkan penanganan khusus agar kualitas tetap terjaga selama pengiriman melintasi jalur laut dan darat.
Kunjungan ini mengukuhkan komitmen BULOG dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Bukan sekadar memenuhi kuantitas, BULOG secara konsisten menjamin mutu beras yang disalurkan melalui berbagai program, seperti bantuan pangan dan operasi pasar. Peninjauan langsung oleh pimpinan tertinggi BULOG ini menjadi sinyal kuat bahwa pengawasan kualitas tidak hanya dilakukan di pusat, tetapi dipastikan menyentuh gudang-gudang di seluruh Indonesia, termasuk di Papua. Dengan demikian, masyarakat di penjuru timur RI bisa memperoleh beras dengan kualitas yang setara dengan wilayah lain.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa pengendalian mutu tidak berhenti pada dokumen, melainkan dibuktikan dengan pengecekan faktual di lapangan. Demikian laporan terkini dari Warkini.com.
Comments (0)