Dana Kelolaan Investasi INA Tembus Rp 146 Triliun

Warkini.com – Indonesia Investment Authority (INA) mencatatkan tonggak penting dalam perjalanan lima tahun operasionalnya. Lembaga pengelola investasi negara itu mengumumkan total dana kelolaan a

Jul 08, 2026 - 06:04
0 1
Dana Kelolaan Investasi INA Tembus Rp 146 Triliun

Warkini.com – Indonesia Investment Authority (INA) mencatatkan tonggak penting dalam perjalanan lima tahun operasionalnya. Lembaga pengelola investasi negara itu mengumumkan total dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) telah menembus angka Rp 146,2 triliun hingga tahun 2025. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,9 kali lipat dibandingkan dengan tahun pertama INA mulai beroperasi.

Dalam acara media briefing yang digelar di Tamu, Jakarta, pada Rabu (1/7/2026), manajemen INA memaparkan secara rinci komposisi dana kelolaan tersebut. Dari total Rp 146,2 triliun, sebanyak Rp 110,2 triliun berasal dari INA sendiri, sementara sisanya sebesar Rp 36 triliun merupakan kontribusi dari mitra investasi. Porsi mitra ini mencatatkan pertumbuhan paling impresif, yakni melonjak 4,5 kali lipat sejak tahun pertama INA berdiri.

Secara kumulatif, sepanjang lima tahun eksistensinya, INA bersama para mitra telah menyalurkan investasi sebesar Rp 74,5 triliun. Rinciannya, porsi penyaluran dari INA mencapai Rp 33,3 triliun, sedangkan kontribusi dari mitra investasi mencapai Rp 41,2 triliun. Angka-angka ini menegaskan peran INA sebagai katalis utama dalam menarik modal asing dan domestik untuk membiayai proyek-proyek strategis di Tanah Air.

"Lima tahun INA untuk Indonesia, capaian investasi kita dari kinerja kita, total asset under management Rp 146 triliun, tumbuh 1,9 kali dibandingkan dengan tahun pertama kita beroperasi. Kalau kita break it down, Rp 110,2 triliun itu dari INA, kemudian Rp 36 triliun itu dari mitra investasi kita. Jadi all partners itu actually grown 4,5 kali dibandingkan tahun pertama kita operasional" — Oki Ramadhana, CEO INA.

Pertumbuhan dana kelolaan yang signifikan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia serta kemampuan INA dalam mengelola dan menyalurkan modal secara efektif. Laporan dari media kami juga mencatat bahwa diversifikasi portofolio investasi INA yang mencakup sektor infrastruktur, kesehatan, digital, hingga transisi energi menjadi faktor kunci di balik ekspansi AUM yang pesat.

Ke depan, INA diharapkan terus memperkuat kemitraan strategis dengan investor global dan lokal guna mempercepat realisasi proyek-proyek berkelanjutan yang memberikan dampak luas bagi perekonomian nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sasha-gunawan

Editor Hiburan. Editor film, musik, dan budaya pop.

Comments (0)

User