Depo Bangunan Sebar Dividen Rp 10,2 M
PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) menunjukkan performa keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, emiten ritel bahan bangunan ini berhasil membu
PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) menunjukkan performa keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, emiten ritel bahan bangunan ini berhasil membukukan laba kotor sebesar Rp 584,2 miliar. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 557,3 miliar.
Pertumbuhan laba kotor tersebut berkontribusi pada capaian laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Dari laporan keuangan yang telah diaudit, DEPO mencatatkan laba bersih sebesar Rp 77 miliar. Kinerja positif ini menjadi dasar keputusan strategis manajemen untuk memberikan apresiasi kepada para pemegang saham melalui pembagian dividen tunai.
Keputusan Resmi RUPST
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Senin (29/6) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 1,5 per saham atau dengan nilai total mencapai Rp 10,2 miliar.
Selain menyetujui pembagian dividen, forum tertinggi perusahaan tersebut juga menetapkan alokasi dana untuk memperkuat struktur permodalan. Manajemen menyepakati pembentukan dana cadangan sebesar Rp 5 miliar. Langkah ini telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Sisa dari laba bersih akan dicatat sebagai laba ditahan, yang diarahkan untuk mendukung rencana pengembangan usaha perusahaan di masa mendatang.
Dari pantauan media kami, agenda RUPST berlangsung dengan lancar. Para pemegang saham menyetujui seluruh mata acara yang diajukan oleh Perseroan tanpa adanya penolakan berarti. Adapun rangkaian agenda yang mendapatkan persetujuan meliputi pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.
Susunan Pengurus dan Akuntabilitas
Perhelatan tahunan ini juga menjadi momentum penting dalam menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan. Meskipun detail mengenai rotasi atau pengangkatan kembali jabatan direksi dan komisaris tidak diungkapkan secara detail, keputusan tersebut dipandang sebagai upaya penyegaran organisasi untuk menghadapi dinamika industri ritel material yang semakin kompetitif.
Aspek transparansi dan akuntabilitas juga menjadi sorotan dalam RUPS tersebut. Pemegang saham secara resmi memberikan kuasa untuk penunjukan akuntan publik yang akan melakukan audit atas laporan keuangan periode berikutnya. Tidak hanya itu, Perseroan turut menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO). Laporan ini menjadi bentuk tanggung jawab manajemen kepada investor publik, memastikan bahwa dana segar yang dihimpun dari pasar modal telah tersalurkan sesuai dengan prospektus yang direncanakan. Dengan solidnya fundamental keuangan dan kejelasan strategi alokasi laba, DEPO optimis melanjutkan ekspansi bisnisnya di sepanjang tahun 2026.
Comments (0)