Harga Emas Antam Hari Ini Makin Turun, Buyback Jatuh Rp 25.000
Jakarta - Harga emas batangan Antam kembali melanjutkan tren penurunan pada perdagangan hari ini, Selasa (30/6/2026). Berdasarkan pantauan Warkini.com , logam mulia 24 karat keluaran PT Aneka Tamban
Jakarta - Harga emas batangan Antam kembali melanjutkan tren penurunan pada perdagangan hari ini, Selasa (30/6/2026). Berdasarkan pantauan Warkini.com, logam mulia 24 karat keluaran PT Aneka Tambang Tbk ini merosot Rp 15.000 per gram, sehingga kini bertengger di level Rp 2.630.000 per gram. Koreksi ini sekaligus memperpanjang pelemahan yang sudah terjadi sejak pekan lalu, menunjukkan tekanan jual yang masih cukup kuat di pasar emas domestik.
Tak hanya harga jual, nilai pembelian kembali atau buyback emas Antam juga ikut terpangkas cukup dalam. Hari ini, harga buyback anjlok hingga Rp 25.000 per gram, menetap di angka Rp 2.385.000 per gram. Artinya, investor yang ingin menjual kembali emas batangannya hanya akan menerima nilai tersebut per gram, jauh lebih rendah dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Penurunan buyback yang tajam ini mencerminkan sentimen global yang masih membebani pergerakan harga emas dunia.
Rincian Harga Emas Antam per Satuan
Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia Antam yang dikutip media kami, harga emas Antam pada Selasa ini terpantau seragam melemah di berbagai ukuran. Untuk pecahan paling kecil, yaitu 0,5 gram, dibanderol dengan harga Rp 1.365.000. Sementara itu, untuk ukuran 1 gram kini dijual seharga Rp 2.630.000, turun signifikan bila dibandingkan dengan posisi akhir pekan kemarin.
Adapun untuk ukuran 5 gram, harga yang tertera mencapai Rp 12.625.000, sedangkan emas batangan 10 gram dipatok pada level Rp 25.795.000. Untuk investor dengan kapasitas besar, pecahan 100 gram kini berada di angka Rp 257.600.000. Ukuran terbesar, yaitu 1.000 gram atau 1 kilogram, turut mengalami penyesuaian harga menjadi Rp 2.570.600.000. Semua satuan menunjukkan penurunan yang konsisten, sejalan dengan harga dasar per gram yang terkoreksi.
Pergerakan Harga dalam Sepekan dan Sebulan
Apabila kita tarik ke belakang, fluktuasi harga emas Antam dalam sepekan terakhir bergerak dalam rentang yang cukup sempit, yaitu antara Rp 2.630.000 hingga Rp 2.660.000 per gram. Meski demikian, kecenderungan turun lebih dominan, terutama pada dua hari perdagangan terakhir. Tekanan dari penguatan dolar Amerika Serikat dan ekspektasi kenaikan suku bunga acuan global menjadi katalis utama yang menekan daya tarik emas sebagai aset safe haven.
Sementara itu, jika dilihat dalam kerangka waktu satu bulan terakhir, harga emas Antam masih berada di kisaran yang lebih lebar, yaitu Rp 2.630.000 hingga Rp 2.799.000 per gram. Artinya, level saat ini merupakan titik terendah dalam sebulan terakhir. Para pelaku pasar dan investor ritel diimbau untuk mencermati dengan saksama dinamika pasar global, karena pergerakan harga emas sangat dipengaruhi oleh sentimen eksternal seperti kebijakan moneter bank sentral dan ketegangan geopolitik dunia.
"Kami melihat ada koreksi cukup dalam pada harga emas hari ini, terutama di sisi buyback yang turun Rp 25.000. Ini menunjukkan volatilitas pasar masih tinggi dan investor perlu lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan," ujar seorang analis komoditas yang dihubungi Warkini.com secara terpisah.
Laporan dari media kami juga mencatat bahwa penurunan ini terjadi di tengah lesunya permintaan fisik emas di Asia, menjelang libur panjang di beberapa negara. Koreksi harga ini disambut antusias oleh sebagian investor yang menganggapnya sebagai momentum untuk melakukan akumulasi beli (buy on weakness). Namun, bagi pemegang emas jangka pendek, situasi ini bisa menjadi pukulan mengingat selisih harga jual dan buyback yang semakin lebar. Ke depan, pergerakan harga emas Antam akan tetap bergantung pada pergerakan harga emas global dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Comments (0)