Jakarta — Warkini.com — Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) menyampaikan usulan resmi terkait penyesuaian tarif integrasi moda transportasi publik di ibu kota. Ketua DTKJ Sugihardjo mengusulkan tarif integrasi untuk Transjakarta naik menjadi Rp5.000, sementara untuk layanan Transjabodetabek diusulkan menjadi Rp10.000. Usulan ini disampaikan dalam pertemuan di Balai Kota Jakarta pada Jumat, 3 Juli 2026.
Menurut Sugihardjo, penyesuaian tarif ini merupakan bagian dari upaya mendorong integrasi yang lebih luas, tidak hanya antar moda transportasi jalan raya, tetapi juga dengan moda berbasis rel seperti LRT dan MRT. "Yang luar kota (Transjabodetabek) itu jadinya Rp10.000. Apalagi nanti kalau misalnya kita mendorong sebetulnya integrasinya bukan sesama moda transportasi jalan, tapi dengan LRT dan MRT. Kalau Transjabodetabeknya digabungkan lagi ke situ, berarti kan sudah integrasi semua moda," ujar Sugihardjo.
"Kalau Transjabodetabeknya digabungkan lagi ke situ, berarti kan sudah integrasi semua moda."
DTKJ menilai bahwa skema tarif integrasi saat ini perlu dievaluasi untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi pengguna. Dengan integrasi penuh, penumpang dapat berpindah antar moda tanpa dikenakan biaya tambahan yang memberatkan, namun tarif dasar perlu disesuaikan agar operasional tetap berkelanjutan.
Selain usulan tarif integrasi, DTKJ juga sebelumnya mendorong agar layanan Mikrotrans tidak lagi digratiskan. Dalam usulan terpisah, tarif Mikrotrans diusulkan menjadi Rp2.000. Hal ini menunjukkan langkah strategis lembaga tersebut dalam mereformasi sistem transportasi Jakarta menuju kemandirian finansial tanpa mengesampingkan aspek pelayanan publik.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diharapkan segera menindaklanjuti usulan ini dengan kajian mendalam bersama operator transportasi dan pemangku kepentingan lainnya. Wacana integrasi penuh ini sejalan dengan rencana besar pengembangan transportasi massal terpadu di Jabodetabek yang telah dicanangkan sejak beberapa tahun terakhir.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Transjakarta maupun operator LRT dan MRT terkait usulan tarif baru tersebut. Media kami akan terus memantau perkembangan penyesuaian tarif integrasi yang dapat berdampak pada jutaan pengguna transportasi publik di wilayah ibu kota dan sekitarnya.
Comments (0)