Gus Ipul Tinjau Langsung Kesiapan Lokasi Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan
Bangkalan, Warkini.com – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2026, KH Saifullah Yusuf atau
Bangkalan, Warkini.com – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2026, KH Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana penutupan acara di STAI Syaichona Moh. Cholil, Bangkalan, pada hari ini. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan berjalan optimal, terutama menyambut kehadiran Presiden yang dijadwalkan akan menutup kegiatan besar tersebut.
Dalam tinjauannya, Gus Ipul tidak sekadar melihat dari jauh. Ia berkeliling memeriksa secara detail area acara, mulai dari tenda utama yang sudah berdiri dan akan menjadi tempat duduk para tamu kehormatan, hingga titik-titik penting lainnya seperti jalur kedatangan VVIP, akses kendaraan, dan posko pengamanan. Pemeriksaan itu dilakukan dengan penuh perhatian, mengingat besaran skala acara dan pentingnya nama Pesantren Syaichona Moh. Cholil sebagai ikon keagamaan dan pendidikan di Pulau Madura.
Diskusi Langsung dengan Para Pemangku Kepentingan
Tidak hanya sendiri, Gus Ipul juga menggelar diskusi langsung dengan sejumlah tokoh kunci. Hadir mendampingi Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H., serta Pengasuh Pesantren Syaichona Moh. Cholil, RKH Muhammad Nasih Aschal. Turut serta pula perwakilan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Madura. Forum ini menjadi ruang koordinasi untuk menyamakan persepsi soal penataan dan perapian kawasan STAI Syaichona Moh. Cholil agar mampu menampung ribuan peserta dengan tetap menjaga kenyamanan dan keamanan.
Salah satu topik utama yang dibahas adalah pengaturan alur keluar-masuk tamu, penempatan tenda pendukung, serta area parkir. Menurut pantauan media kami, lokasi penutupan ini akan menampung setidaknya belasan ribu undangan, termasuk para alim ulama, tokoh Nahdlatul Ulama dari seluruh Indonesia, dan tentu saja Presiden beserta rombongan. Koordinasi yang intensif menjadi kunci agar seluruh prosesi penutupan berlangsung khidmat dan lancar.
“Kita ingin memastikan tidak ada detail kecil yang terlewat. Ini acara besar yang menyangkut marwah NU, dan kehadiran Presiden menjadi tambahan kehormatan yang harus kita sambut dengan sebaik mungkin,” ujar Gus Ipul di sela peninjauan kepada media kami, meski pernyataan tersebut disampaikan secara informal dalam diskusi tersebut.
Fokus pada Keamanan dan Kenyamanan Peserta
Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema pengamanan terpadu yang melibatkan personel dari berbagai satuan. Pengamanan dibuat berlapis, mulai dari ring satu tempat acara hingga pengaturan lalu lintas di sekitar kampus STAI Syaichona Moh. Cholil. “Kami ingin memastikan semua tamu, termasuk Presiden, merasa aman dan nyaman. Selain itu, kearifan lokal akan tetap dijaga sehingga acara tetap terasa tradisi pesantren yang kental,” kata Kapolres.
Sementara itu, Pengasuh Pesantren RKH Muhammad Nasih Aschal menyampaikan rasa bangganya karena pesantrennya dipilih sebagai lokasi acara penutupan yang melibatkan Presiden. Ia mengatakan telah melakukan berbagai penataan, termasuk perbaikan jalan masuk, penambahan fasilitas dasar, serta penataan lingkungan pesantren untuk memberikan kesan yang baik bagi para tamu nasional.
Gus Ipul menambahkan bahwa panitia akan terus melakukan evaluasi harian menjelang pelaksanaan Munas-Konbes NU 2026. Selain venue utama, mereka juga akan menyiapkan tempat parkir alternatif dan pos pelayanan kesehatan. Keseluruhan persiapan ini, lanjutnya, merupakan bagian dari ikhtiar Nahdlatul Ulama untuk menghadirkan acara yang tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga memberi dampak positif bagi kesejahteraan warga Bangkalan dan sekitarnya.
Acara Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan, dengan puncak penutupan di STAI Syaichona Moh. Cholil yang akan dihadiri oleh Presiden. Laporan dari lapangan menunjukkan bahwa progres persiapan telah mencapai tahap akhir, dan kehadiran Gus Ipul hari ini menjadi sinyal kuat bahwa panitia sangat serius dalam menjaga standar penyelenggaraan yang tinggi.
Comments (0)