warkini.
Travel

Helikopter Polri Berhasil Evakuasi Jenazah Korban KM Virgo di Laut Lepas

Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) korban kecelakaan laut kembali mencatat langkah krusial. Tim gabungan berhasil mengevakuasi satu jenazah korban ke

Helikopter Polri Berhasil Evakuasi Jenazah Korban KM Virgo di Laut Lepas

Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) korban kecelakaan laut kembali mencatat langkah krusial. Tim gabungan berhasil mengevakuasi satu jenazah korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 dari perairan terbuka menggunakan armada udara milik Kepolisian Republik Indonesia. Operasi cepat ini dilakukan guna memangkas waktu evakuasi yang terhambat oleh jarak perairan yang cukup jauh dari daratan.

Pengerahan armada udara menjadi opsi utama mengingat posisi korban terpantau mengapung sekitar 30 nautical mile (NM) dari garis pantai. Dalam operasi tersebut, Polri menerjunkan satu unit helikopter jenis Dauphin AS 365 N3 dengan nomor registrasi P-3103 untuk menjangkau titik koordinat korban secara presisi.

Manuver Cepat dari Bandara Syamsudin Noor

Misi kemanusiaan ini dimulai saat helikopter lepas landas dari Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin, menuju lokasi pencarian. Mengingat jarak tempuh udara memakan waktu sekitar 45 menit, kesiapan kru dan peralatan di atas helikopter menjadi faktor penentu keberhasilan misi penyelamatan di medan maritim.

Rangkaian operasi penyelamatan udara tersebut tercatat berlangsung efektif mulai pukul 14.48 WITA hingga 16.50 WITA. Setibanya di titik lokasi target di tengah laut, tim SAR udara langsung mengeksekusi teknik hoist dengan menurunkan keranjang penyelamat (basket life) ke permukaan air untuk mengangkat jenazah korban secara aman dan terukur ke dalam kabin helikopter.

Dukungan Udara Percepat Proses Identifikasi

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa keterlibatan armada udara Polri merupakan wujud nyata dukungan penuh terhadap operasi SAR gabungan bersama Basarnas dan instansi maritim lainnya. Kecepatan tindakan menjadi prioritas utama demi memberikan kepastian kepada keluarga korban.

"Ketika posisi korban masih berada puluhan mil laut dari daratan, dukungan udara menjadi sangat penting untuk mempercepat proses evakuasi. Polri mengerahkan helikopter untuk menjangkau lokasi dan membawa korban menuju daratan agar dapat segera mendapatkan penanganan serta proses identifikasi," ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

Catatan Kunci Operasi SAR KM Virgo Transport 8

Evakuasi di perairan lepas menghadirkan tantangan tersendiri, mulai dari kondisi angin kencang hingga gelombang laut. Berikut poin penting terkait pelaksanaan misi SAR ini:

  • Armada yang Ditugaskan: Helikopter Dauphin AS 365 N3 P-3103 milik Polairud Baharkam Polri.
  • Titik Temu: Sekitar 30 mil laut (NM) dari daratan terdekat.
  • Metode Penanganan: Teknik hoisting menggunakan perlengkapan basket life khusus evakuasi bahari.
  • Tujuan Akhir: Daratan terdekat untuk penanganan medis awal dan proses identifikasi forensik Tim DVI.

Dengan berhasil dievakuasinya korban menuju daratan, tim forensik dan medis dapat langsung menjalankan tahapan identifikasi lanjutan secara optimal. Sinergi antara kepolisian, Basarnas, dan unsur potensi SAR lainnya dipastikan terus berlanjut guna memantau kemungkinan adanya korban lain yang membutuhkan pertolongan cepat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS wendy-anwar

Reporter Travel. Menjelajah destinasi Indonesia dan tips wisata.

Comments (0)

User